Megawati Curhat Ingin Bertemu Kapolri tapi hingga Saat Ini Belum Diterima

Senin, 26 Agustus 2024 - 16:42 WIB
loading...
Megawati Curhat Ingin...
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat berpidato di acara pengumuman ke-3 calon kepala daerah yang diusung PDIP di Pilkada 2024, Senin (26/8/2024). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengakui ingin bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun hingga saat ini Presiden ke-5 RI itu belum diterima.

Hal itu diungkapkan Megawati Soekarnoputri di acara pengumuman ke-3 calon kepala daerah yang diusung PDIP di Pilkada 2024.

"Saya udah bilang mau ketemu Kapolri aja sampai hari ini belum diterima. Ya biarin dah. Kali Kapolrinya rada-rada gemeter kali," kata Megawati.



Megawati mempertanyakan alasan Kapolri belum menerima dirinya untuk bertemu. Padahal dia hanya ingin menanyakan satu hal.

"Lho iya, ngapain sih, nerima saya saja. Saya nggak makan orang kok, kan saya hanya mau nanya. Saya ingin tahu argumentasinya beliau bahwa kok yang saya bilang saya warga negara sah, rakyat saya tentu juga sah, partai saya tentu juga sah, KPU memberikan keputusan kita boleh ngikut pemilu, ya terang dong saya boleh nanya. Kenapa kok gue aja yang digubreg-gubreg, gitu loh," katanya.

Putri Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno itu mengaku sengaja secara terbuka ingin mempertanyakan hal tersebut karena banyak kadernya tidak berani ngomong.

"Ya ini kan kalian nggak berani ngomong, ibu aja ngomong rilex, ya saya nggak punya beban, lha apa? Terus mau diapa? Mau ditarget? Mau ditangkap? Apa dunia nggak akan horeg," kata Megawati.

Baca juga: Megawati ke Airin Rachmi Diany: Nanti Mesti Pakai Merah Hitam Lho

Ia mengaku memiliki banyak teman di luar negeri. Mereka menanyakan kepada dirinya apa yang terjadi di Indonesia.

"Mega what happen in your country? Terus aku mikir, ngapain nanya ama gue ya, harusnya kan nanya sama yang lain," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved