Penentuan Plt Ketum Dilakukan Musyawarah Mufakat, Golkar: Jangan Dipaksa Voting
Senin, 12 Agustus 2024 - 17:59 WIB
loading...
Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan, pemilihan Plt Ketua Umum Partai Golkar dilakukan secara musyawarah mufakat. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan, pemilihan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar dilakukan secara musyawarah mufakat. Pemilihan pimpinan sementara partai berlambang pohon beringin itu tak perlu melalui voting.
"Tidak perlu ada voting dalam pemilihan Plt Ketum pada rapat pleno yang rencana digelar pada Selasa (13/8/2024)," ujar Meutya, Senin (12/8/2024).
Baca juga: Kelakar Airlangga ke Bahlil: Kursi Kapolri Aja Diambil
Dia menyarankan para Wakil Ketua Umum untuk duduk bersama musyawarah mufakat dalam memilih Plt Ketua Umum Partai Golkar. Sehingga, rapat pleno dapat berjalan kondusif.
"Kader masih terkaget dengan keputusan Ketum. Jangan dipaksa untuk voting," katanya.
Ketua Komisi I DPR ini mengingatkan menjaga soliditas sangat penting. "Menjaga soliditas amat penting dan agar calon-calon yang akan berkontestasi menjaga cara-cara yang bermartabat," ujarnya.
Sekadar informasi, Partai Golkar akan menggelar rapat pleno pada Selasa (13/8/2024). Forum itu digelar untuk memilih pengganti sementara Airlangga.
"Tidak perlu ada voting dalam pemilihan Plt Ketum pada rapat pleno yang rencana digelar pada Selasa (13/8/2024)," ujar Meutya, Senin (12/8/2024).
Baca juga: Kelakar Airlangga ke Bahlil: Kursi Kapolri Aja Diambil
Dia menyarankan para Wakil Ketua Umum untuk duduk bersama musyawarah mufakat dalam memilih Plt Ketua Umum Partai Golkar. Sehingga, rapat pleno dapat berjalan kondusif.
"Kader masih terkaget dengan keputusan Ketum. Jangan dipaksa untuk voting," katanya.
Ketua Komisi I DPR ini mengingatkan menjaga soliditas sangat penting. "Menjaga soliditas amat penting dan agar calon-calon yang akan berkontestasi menjaga cara-cara yang bermartabat," ujarnya.
Sekadar informasi, Partai Golkar akan menggelar rapat pleno pada Selasa (13/8/2024). Forum itu digelar untuk memilih pengganti sementara Airlangga.
Lihat Juga :