Kerusuhan di Inggris, Menlu Retno Pastikan Kondisi WNI Aman
Kamis, 08 Agustus 2024 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Pihak berwenang Inggris menghadapi tekanan yang semakin besar pada hari Minggu (4/8/2024) untuk mengakhiri kerusuhan terburuk di Inggris dalam 13 tahun setelah kerusuhan yang terkait dengan pembunuhan anak-anak dan melibatkan agitator kerusuhan yang meluas di seluruh negeri.
Kerusuhan terkait dengan misinformasi tentang penusukan massal yang menewaskan tiga gadis muda minggu lalu menyebar ke beberapa kota pada hari Sabtu, ketika demonstran anti-imigrasi bentrok dengan polisi.
Kekerasan tersebut menjadi ujian berat bagi Perdana Menteri Keir Starmer, yang baru terpilih sebulan lalu setelah memimpin Partai Buruh meraih kemenangan telak atas Partai Konservatif.
Sekitar 90 orang ditangkap setelah bentrokan terjadi di demonstrasi sayap kanan di sejumlah tempat, termasuk Liverpool, Manchester, Bristol, Blackpool, dan Hull, serta Belfast di Irlandia Utara.
Dalam beberapa kejadian, perusuh melemparkan batu bata, botol, dan suar ke arah polisi, melukai beberapa petugas, menjarah, dan membakar toko-toko. Sementara demonstran meneriakkan cercaan anti-Islam saat mereka bentrok dengan demonstran tandingan.
Kekerasan tersebut merupakan yang terburuk yang pernah terjadi di Inggris sejak musim panas 2011, ketika kerusuhan meluas terjadi, menyusul pembunuhan seorang pria ras campuran oleh polisi di London utara.
Kerusuhan terkait dengan misinformasi tentang penusukan massal yang menewaskan tiga gadis muda minggu lalu menyebar ke beberapa kota pada hari Sabtu, ketika demonstran anti-imigrasi bentrok dengan polisi.
Kekerasan tersebut menjadi ujian berat bagi Perdana Menteri Keir Starmer, yang baru terpilih sebulan lalu setelah memimpin Partai Buruh meraih kemenangan telak atas Partai Konservatif.
Sekitar 90 orang ditangkap setelah bentrokan terjadi di demonstrasi sayap kanan di sejumlah tempat, termasuk Liverpool, Manchester, Bristol, Blackpool, dan Hull, serta Belfast di Irlandia Utara.
Dalam beberapa kejadian, perusuh melemparkan batu bata, botol, dan suar ke arah polisi, melukai beberapa petugas, menjarah, dan membakar toko-toko. Sementara demonstran meneriakkan cercaan anti-Islam saat mereka bentrok dengan demonstran tandingan.
Kekerasan tersebut merupakan yang terburuk yang pernah terjadi di Inggris sejak musim panas 2011, ketika kerusuhan meluas terjadi, menyusul pembunuhan seorang pria ras campuran oleh polisi di London utara.
Lihat Juga :