Pelatihan Gwa Mia, Flyming Lika Ajarkan Membaca Bahasa Tubuh Orang
Jum'at, 31 Mei 2024 - 16:06 WIB
loading...
Dalam kesempatan ini, Flyming lika yang dipercaya sebagai pemimpin umat Tao, melakukan pembimbingan dan pelatihan Gwa mia dan Fheng Shui untuk membantu mereka. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Seorang tokoh yang sangat dihormati Flyming Lika, mengunjungi klenteng Tenyu Gon di Surabaya beberapa hari lalu. Dalam kesempatan ini, Flyming lika yang dipercayai sebagai pemimpin umat Tao, melakukan pembimbingan dan pelatihan Gwa mia dan Fheng Shui untuk membantu mereka memahami arti dan tujuan hidup.
"Banyak yang berpendapat bahwa Gwa Mia berhubungan erat dengan kekuatan gaib, roh halus atau bahkan ilmu hitam. Padahal sebenarnya Gwa Mia adalah sebuah seni yang tercipta berdasarkan pengamatan dan penyelidikan secara berkesinambungan. Diturunkan dan disempurnakan dari generasi ke generasi," kata Flyming Lika dalam keterangannya, Jumat (31/5/2024).
Flyming Lika menjelaskan, jika Feng Shui adalah seni membaca karakter dan sifat-sifat alam dan hubungannya dengan kehidupan manusia. Maka Gwa Mia adalah seni membaca tubuh manusia dan hubungannya dengan karakter dan sifat-sifat manusia. Kedua seni ini sering kali diajarkan secara bersamaan.
"Setiap manusia pada umumnya sudah memiliki dasar-dasar kepekaan seni ini. Misalnya saja kita dengan mudah bisa membedakan raut wajah seseorang yang idiot dengan manusia normal," ucapnya.
Ada lagi yang lebih peka dan bisa ‘membaca’ karakter seseorang lewat sorot mata yang terlihat licik, kejam, sinis, cerdas dan lain-lain. Itu semua adalah dasar-dasar Gwa Mia. Hanya para Sesepuh Tao mempelajarinya secara lebih terinci.
"Banyak yang berpendapat bahwa Gwa Mia berhubungan erat dengan kekuatan gaib, roh halus atau bahkan ilmu hitam. Padahal sebenarnya Gwa Mia adalah sebuah seni yang tercipta berdasarkan pengamatan dan penyelidikan secara berkesinambungan. Diturunkan dan disempurnakan dari generasi ke generasi," kata Flyming Lika dalam keterangannya, Jumat (31/5/2024).
Flyming Lika menjelaskan, jika Feng Shui adalah seni membaca karakter dan sifat-sifat alam dan hubungannya dengan kehidupan manusia. Maka Gwa Mia adalah seni membaca tubuh manusia dan hubungannya dengan karakter dan sifat-sifat manusia. Kedua seni ini sering kali diajarkan secara bersamaan.
"Setiap manusia pada umumnya sudah memiliki dasar-dasar kepekaan seni ini. Misalnya saja kita dengan mudah bisa membedakan raut wajah seseorang yang idiot dengan manusia normal," ucapnya.
Ada lagi yang lebih peka dan bisa ‘membaca’ karakter seseorang lewat sorot mata yang terlihat licik, kejam, sinis, cerdas dan lain-lain. Itu semua adalah dasar-dasar Gwa Mia. Hanya para Sesepuh Tao mempelajarinya secara lebih terinci.