Bantu Ribuan Pasien di Gaza, ACT Salurkan 100 Ribu Liter Bahan Bakar

Rabu, 06 Februari 2019 - 10:14 WIB
Bantu Ribuan Pasien...
Bantu Ribuan Pasien di Gaza, ACT Salurkan 100 Ribu Liter Bahan Bakar
A A A
JAKARTA - Setidaknya ada sepuluh truk besar yang sudah berkumpul sejak pagi, berbaris untuk mengantre di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum di Gaza, Palestina.

Total keseluruhan ada sebanyak 100.000 liter bahan bakar yang siap dimasukkan ke dalam truk, untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di Gaza.

Usai prosesi pengisian bahan bakar, truk pengangkut yang telah diberi label bertuliskan “Indonesia Save Palestine, Fuel Distribution for Palestinian Hospital’s Electricity” pun siap memulai perjalanan. Satu per satu truk keluar dari stasiun pengisian bahan bakar.

Melewati tengah kota Gaza, jalan terlihat lengang untuk sebuah kota kecil dengan dua juta populasinya. Tak banyak kendaraan yang berlalu-lalang. Menyaksikan lebih detail, bukan hanya ada bendera Palestina yang terpampang di salah satu sisi setiap truk. Ada dua bendera lain yang turut melengkapi, yakni bendera Indonesia dan bendera Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Tidak ingin penderitaan warga Gaza kian bertambah, ACT dan bangsa Indonesia pun turut merespons cepat krisis yang berujung membahayakan sistem kesehatan di Gaza. Akhir Januari 2019, ACT telah menyalurkan sebanyak 100.000 liter bahan bakar untuk rumah sakit di Gaza.

“ACT telah berkomitmen akan menanggapi situasi genting di Gaza. ACT bantu memasok bahan bakar untuk delapan rumah sakit di Gaza dengan berkoordinasi langsung dengan Mitra Kemanusiaan ACT, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Palestina di Gaza,” ungkap Andi Noor Faradiba dari Global Humanity Response (GHR) ACT.

Faradiba juga menyebutkan, bantuan bahan bakar dari Indonesia menyasar ke delapan rumah sakit umum yang tersebar di seantero Gaza, yakni Rumah Sakit (RS) Al-Shifa, RS Kamal Adwan, RS Beit Hanoun, RS Al-Durra, RS Al-Harazeen, RS. Sakit Shohada Al-Aqsa, RS Naser, dan RS European.

“Masing-masing rumah sakit menampung jumlah pasien berbeda. Tiga di antaranya biasa melayani lebih dari seribu, antara lain RS European dengan 1.600 pasien, RS Al-Shifa dengan 1.450 pasien, dan RS Naseer dengan 1.300 pasien,” tuturnya.

Merunut fakta sebelum ACT melakukan aksi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan sistem kesehatan di Gaza berada di ujung tanduk. Harga bahan bakar melambung tinggi, sedangkan suplai listrik untuk rumah sakit semakin terbatas.

Padahal, data mencatat Gaza membutuhkan 500.000 liter bahan bakar per hari untuk pasokan listrik rumah sakit. Akibatnya, hampir seluruh rumah sakit di Gaza hanya mengandalkan bantuan bahan bakar dari sejumlah lembaga donor internasional, itu pun jumlahnya terbatas.

“Insya Allah, setelah mendapat bantuan bahan bakar, delapan rumah sakit itu bisa beroperasi selama dua pekan ke depan. Sehingga, suplai bahan bakar ini mampu melayani ribuan pasien di semua instalasi rumah sakit di sana,” tuturnya Faradiba.
(dam)
Berita Terkait
ACT Ajak Masjid di Makassar...
ACT Ajak Masjid di Makassar Bagikan Sembako Gratis dengan Konsep Unik
Profil Ahyudin Pendiri...
Profil Ahyudin Pendiri ACT, Mengundurkan Diri Membentuk Global Moeslim Charity
Paket Pangan Dermawan...
Paket Pangan Dermawan Redam Kelaparan di Afghanistan
PPATK Temukan Dugaan...
PPATK Temukan Dugaan Penyimpangan Aliran Dana ACT, Ini Temuannya
Massa Forum Merah Putih...
Massa Forum Merah Putih Geruduk dan Segel Kantor ACT Jawa Timur
Rakyat Palestina Hadapi...
Rakyat Palestina Hadapi Krisis Kemanusiaan, ACT-Rabbani Galang Bantuan
Berita Terkini
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved