Ini Alasan Kemenag Perpendek Masa Kerja Petugas Haji 2024

Sabtu, 11 Mei 2024 - 10:52 WIB
loading...
Ini Alasan Kemenag Perpendek...
Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan alasan memperpendek masa kerja petugas haji di sejumlah layanan haji di musim haji 2024. Foto/MPI/Andryanto Wisnuwidodo
A A A
MADINAH - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan alasan memperpendek masa kerja petugas haji di sejumlah layanan haji di musim haji 2024 . Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengurangi masa tugas sejumlah layanan petugas haji pada musim haji 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Langkah pengurangan masa tugas ini untuk mengantisipasi adanya kejenuhan dan kelelahan para petugas yang menjalankan rutinitas layanan kepada jemaah. Gus Men, sapaan Yaqut Cholil Qoumas menilaibanyak pertimbangan dari hasil evaluasi layanan haji tahun sebelumnya.

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Kloter Pertama JKG 01 Nikmati Fast Track di Bandara Madinah

Gus Men memaklumi tugas berat sekitar 72 hari mesti dilakukan dengan formula baru tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

"Salah satunya tingkat kejenuhan, karena kalau kita tidak segera mengambil alternatif yang berbeda, kita kasihan juga kan, manusiawi. Masa 72 hari itu terlalu panjang untuk berpisah dengan keluarga, dengan banyak hal tanggung jawab yang di Tanah Air," ujar Menag Yaqut di Kantor Urusan Haji Indonesia di Madinah, Kamis (9/5/2024) malam.

"Maka, kita mencari inisiatif-inisiatif yang memungkinkan masa tugas para petugas haji. Haji ini diperpendek tanpa mengurangi layanan yang diberikan kepada jemaah," sambungnnya.

Kemenag juga berdiskusi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Fauzan Al-Rabiah. Isinya di antaranya meminta tambahan tenaga petugas haji dari Arab Saudi untuk mengganti masa kerja petugas Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Layanan Kargo Haji Pos...
Layanan Kargo Haji Pos Indonesia Tuai Apresiasi Jemaah
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Kemenhaj Siapkan Manasik...
Kemenhaj Siapkan Manasik Kesehatan untuk Jemaah Haji 2027
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istitha’ah Kesehatan Jadi PR
Usulan Tambahan Anggaran...
Usulan Tambahan Anggaran Rp5,783 T untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag Disetujui Kemenkeu
Abidin Fikri: Evaluasi...
Abidin Fikri: Evaluasi Haji 2026, Bekal Perbaikan Layanan Tahun Depan
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Polda Metro Usut Pemesan...
Polda Metro Usut Pemesan dan Aliran Dana Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks dan Provokasi
Rakornas ASPIKOM 2026...
Rakornas ASPIKOM 2026 Perkuat Transformasi Pendidikan Ilmu Komunikasi, MNC University Turut Berkontribusi
Berita Terkini
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved