Peringati Hari Paskah, Uskup Agung Suharyo Ingatkan Bahaya Keserakahan

Minggu, 31 Maret 2024 - 12:27 WIB
loading...
Peringati Hari Paskah,...
Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo mengungkapkan, saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan keserakahan. Foto/MPI/carlos roy fajarta
A A A
JAKARTA - Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo mengungkapkan, saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan keserakahan. Hal tersebut dia sampaikan seusai memimpin ibadah Paskah di Gedung Pastoral Gereja Katolik Katedral, pada Minggu (31/3/2024) pagi.

"Ada satu hal yang saya sampaikan di ibadah, Lilin Paskah simbol dalam perayaan Paskah, umat dapat bergerak dari kegelapan menuju terang. Itulah yang disebut pembebasan menjadi pribadi yang semakin merdeka. Paskah aktual dalam kehidupan saat ini," ujar Suharyo.

Suharyo mengungkapkan berbagai peristiwa yang terlihat dalam berbagai pemberitaan menunjukkan bahwa manusia belum bebas dari keserakahan.

Baca juga: Selamat Hari Paskah, Jokowi: Semoga Memberi Kedamaian dan Kebaikan

"Saat ini yang kita baca di media dan medsos adalah peristiwa-peristiwa yang mengungkapkan kita masih dalam perbudakan. Kita diperbudak oleh keserakahan. Banyak berita mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang bukan hanya dari mereka kelompok ekonomi lemah namun juga dari mereka yang berpendidikan tinggi," ungkapnya.

Suharyo juga menyinggung terkait korupsi izin pertambangan dengan nilai fantastis yang merusak alam Indonesia dan merugikan negara. "Korupsi yang sedang ditangani dan tindakan pidana pencucian uang yang jumlahnya melebihi Rp270 triliun, mengerikan sekali," lanjut Suharyo.

Baca juga: Menag: Paus Fransiskus Bakal ke Indonesia 3 September 2024

Suharyo melihat hulu dan hilir dari berbagai hal buruk tersebut semua adalah keserakahan. Suharyo melihat keserakahan itu dapat masuk ke dalam sistem yang akan sangat berpengaruh dan merusak.

"Keserakahan itu bila masuk dalam sistem ekonomi, sistem politik, sistem sosial, sistem budaya. Itulah perbudakan yang saya lihat hari-hari ini. Di setiap zaman ada perbudakan dalam berbagai bentuk," terangnya.

Untuk itu, Suharyo meminta umat Kristiani di berbagai belahan dunia untuk bersama-sama meninggalkan berbagai bentuk keserakahan tersebut di momen Paskah 2024.

"Paskah harus bermakna di dalam rangka pembebasan perbudakan itu. Tidak mudah menyadari perbudakan itu. Umat Kristiani harus mampu membebaskan diri dari perbudakan itu dan mengalirkan arus pembebasan," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
JK Tegaskan Ceramahnya...
JK Tegaskan Ceramahnya Tidak Bicarakan Dogma Agama
JK Murka Dituduh Nistakan...
JK Murka Dituduh Nistakan Agama oleh Para Pemfitnahnya
Sebut Prabowo Sahabatku,...
Sebut Prabowo Sahabatku, Putin Senang Diberi Ucapan Paskah
STF Driyarkara Rayakan...
STF Driyarkara Rayakan Dies Natalis ke-57, Angkat Kontribusi Romo Magnis bagi Indonesia
Misa Kenaikan Yesus...
Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Berlangsung Khidmat
Polandia Marah atas...
Polandia Marah atas Ulah Tentara Israel Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Berita Terkini
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved