33.000 Orang Mengungsi Akibat Hoaks Isu Tsunami Pascagempa di Bawean
Senin, 25 Maret 2024 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi kita lihat dalam apa dalam 3 hari itu sampai 267 kali gempa susulan, memang tidak semua dirasakan. Tetapi kalau misalkan dalam 2 jam terus goyang lagi, 3 jam goyang lagi ini membuat masyarakat tidak merasa aman untuk kembali ke rumah,” jelasnya.
Aam mengatakan selain trauma akibat rentetan gempa, juga tersebar kabar hoaks tsunami akan terjadi. Sehingga, masyarakat lebih memilih mengungsi. “Nah, faktor trauma ini yang kemudian juga ditambah lagi ada isu tsunami, ada isu hoaks tsunami akan terjadi.”
Padahal, kata Aam, jika dilihat gempa di Laut Jawa yang kedalamannya cuma 20 sampai 50 meter secara mekanisme tidak akan signifikan bisa mengangkat massa air dan menyebabkan tsunami. “Secara mekanisme teknisnya, apalagi ini gempanya gempa sesar geser ya. Kecuali kalau nanti ada longsoran di bawah lautnya,” katanya.
“Kalaupun ada longsor di bawah laut pola sedimentasi yang ada di laut Jawa mungkin tidak akan signifikan untuk itu, tidak ada palung-palung yang signifikan dan seterusnya. Jadi kita sudah sampaikan ke masyarakat bahwa tidak benar adanya isu-isu potensi tsunami di laut Jawa atau pasca gempa Bawean,” pungkasnya.
Aam mengatakan selain trauma akibat rentetan gempa, juga tersebar kabar hoaks tsunami akan terjadi. Sehingga, masyarakat lebih memilih mengungsi. “Nah, faktor trauma ini yang kemudian juga ditambah lagi ada isu tsunami, ada isu hoaks tsunami akan terjadi.”
Padahal, kata Aam, jika dilihat gempa di Laut Jawa yang kedalamannya cuma 20 sampai 50 meter secara mekanisme tidak akan signifikan bisa mengangkat massa air dan menyebabkan tsunami. “Secara mekanisme teknisnya, apalagi ini gempanya gempa sesar geser ya. Kecuali kalau nanti ada longsoran di bawah lautnya,” katanya.
“Kalaupun ada longsor di bawah laut pola sedimentasi yang ada di laut Jawa mungkin tidak akan signifikan untuk itu, tidak ada palung-palung yang signifikan dan seterusnya. Jadi kita sudah sampaikan ke masyarakat bahwa tidak benar adanya isu-isu potensi tsunami di laut Jawa atau pasca gempa Bawean,” pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :