Gempa Bawean dan Tuban Berjenis Gempa Kerak Dangkal Akibat Sesar Aktif di Dasar Laut

Jum'at, 22 Maret 2024 - 22:43 WIB
loading...
Gempa Bawean dan Tuban...
BMKG mencatat gempa M6.0 di Pulau Bawean, Jumat (22/3/2024) siang dan gempa M 5,9 di Tuban pada sore hari, merupakan jenis gempa bumi gerak dangkal. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa M6.0 di Pulau Bawean, Jumat (22/3/2024) siang dan gempa M 5,9 di Tuban pada sore hari. Dua gempa ini merupakan jenis gempa bumi gerak dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi epicenter dan kedalaman epicenternya dua gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi gerak dangkal," ungkap Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam konferensi pers, Jumat (22/3/2024)

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menyebut gempa ini diakibatkan aktivitas sesar aktif di dasar laut Jawa. Adapun mekanisme sumber menunjukan gempa ini memiliki pergersakan geser atau mendatar.



"Akibat adanya aktivitas sesar aktif di dasar laut Jawa, jelas dia

Gempa ini dirasakan dengan skalaa intensitas IV-V MMI di masing-masing lokasi, skala ini artinya bahwa orang-orang bisa langsung merasakan gempa ditandau dengan terbelantingnya piring. Sementara, gempa turut dirasakan hingga Yogyakarta dengan sekala intensitas II-III.

"Skala II-Iii MMI terasa getaran seakan ada truk lewat," ungkapnya.

Meski skala intensitasnya dinilai cukup tinggi, memastikan tidak ada potensi tsunami. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak termakan akan informasi hoaks.

Baca juga: BMKG: Gempa Susulan Terjadi Sebanyak 22 Kali di Tuban, Warga Diimbau Tetap Tenang
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
DPR Minta Prediksi BMKG...
DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Rekomendasi
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Berita Terkini
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved