Kritik Makan Siang Gratis Pakai Dana BOS, PKS: Anggaran Itu untuk Perbaikan Pendidikan
Selasa, 05 Maret 2024 - 11:58 WIB
loading...
Fraksi PKS mengeritik keras rencana penggunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk Program Makan Siang Gratis. Foto/MPI/jonathan simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengeritik keras rencana penggunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk Program Makan Siang Gratis. Sebab anggaran BOS diperuntukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam negeri
Kritik tersebut , dilayangkan anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Fahmi Alaydrus di dalam Rapat Paripurna ke-13. Fahmi prihatin rencana progam makan siang gratis menggunakan biaya BOS. Ia menyatakan, pembahasan anggaran program tersebut sangat tak layak. Apalagi, program itu merupakan salah satu program unggulan paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Kami ingin sampaikan bahwa sesungguhnya perbincangan makan siang gratis yang merupakan program janji dari capres cawapres di periode kampanye kemarin sesungguhnya belum layak untuk diperbincangkan apalagi kemudian terdengar wacana bahwa program tersebut akan menggunakan program BOS," kata Fahmi, Selasa (5/3/2024).
Baca juga: JPPI: Program Makan Siang Gratis akan Membuat Biaya Pendidikan Tambah Mahal
Fahmi menegaskan, anggaran BOS diperuntukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam negeri. Apalagi, ia menilai, masih banyak persoalan pendidikan di Indonesia seperti, kesejahteraan guru hingga minimnya infrastruktur sarana prasarana sekolah.
"Amanah 20% biaya pendidikan itu benar-benar harus dijalankan sepenuhnya dikaitkan langsung untuk meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu kami sampaikan protes atas atau kritik jangan sampai janji-janji kampanye yang terkait dengan makan siang gratis itu menggerus dan mengganggu program BOS yang terkait dengan upaya kita meningkat kan mutu pendidikan," kata Fahmi.
Baca juga: Berpotensi Mubazir, FSGI Tolak Dana BOS untuk Program Makan Siang Gratis
Kritik tersebut , dilayangkan anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Fahmi Alaydrus di dalam Rapat Paripurna ke-13. Fahmi prihatin rencana progam makan siang gratis menggunakan biaya BOS. Ia menyatakan, pembahasan anggaran program tersebut sangat tak layak. Apalagi, program itu merupakan salah satu program unggulan paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Kami ingin sampaikan bahwa sesungguhnya perbincangan makan siang gratis yang merupakan program janji dari capres cawapres di periode kampanye kemarin sesungguhnya belum layak untuk diperbincangkan apalagi kemudian terdengar wacana bahwa program tersebut akan menggunakan program BOS," kata Fahmi, Selasa (5/3/2024).
Baca juga: JPPI: Program Makan Siang Gratis akan Membuat Biaya Pendidikan Tambah Mahal
Fahmi menegaskan, anggaran BOS diperuntukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam negeri. Apalagi, ia menilai, masih banyak persoalan pendidikan di Indonesia seperti, kesejahteraan guru hingga minimnya infrastruktur sarana prasarana sekolah.
"Amanah 20% biaya pendidikan itu benar-benar harus dijalankan sepenuhnya dikaitkan langsung untuk meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu kami sampaikan protes atas atau kritik jangan sampai janji-janji kampanye yang terkait dengan makan siang gratis itu menggerus dan mengganggu program BOS yang terkait dengan upaya kita meningkat kan mutu pendidikan," kata Fahmi.
Baca juga: Berpotensi Mubazir, FSGI Tolak Dana BOS untuk Program Makan Siang Gratis
Lihat Juga :