Versi Data Riset Analitika, 82,5 Persen Publik Puas dengan Kinerja Jokowi
Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
"Meskipun mendapat banjir kritik dari guru besar, mahasiswa, dan para tokoh, mayoritas publik hingga 82,5 persen tetap merasa puas terhadap kinerja Jokowi," ungkap Direktur Eksekutif Data Riset Analitika Nana Kardina di Jakarta, Sabtu (10/2/2024).
Menurut Nana, luapan kekecewaan yang dilontarkan intelektual dan pegiat masyarakat sipil ternyata tidak menyentuh aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. "Rakyat justru merasa puas dengan apa yang dikerjakan Jokowi selama dua periode ini," tandas Nana.
Geliat pembangunan yang masif hingga ke pelosok daerah membuat rakyat merasakan peningkatan aktivitas ekonomi dan berdampak pada kesejahteraan. Selama dua periode pemerintahan Jokowi menggencarkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.
Jaringan jalan tol Trans Jawa yang tuntas dikerjakan oleh Jokowi membuat mobilitas dan arus logistik berjalan lancar. Selama pandemi Covid-19, meskipun dilakukan pembatasan sosial, tetapi kegiatan ekonomi masih terus bergerak didukung oleh lancarnya transportasi.
Tekad pemerintah mengembangkan destinasi pariwisata di luar Bali juga mendorong kegiatan ekonomi masyarakat. "Visi Jokowi untuk menyebarkan pembangunan ke daerah-daerah diperkuat dengan pemindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan," tegas Nana.
"Rakyat merasakan kemajuan pembangunan dan meyakini bahwa arah ke depan yang diletakkan oleh Jokowi sudah tepat," lanjut Nana.
Menurut Nana, luapan kekecewaan yang dilontarkan intelektual dan pegiat masyarakat sipil ternyata tidak menyentuh aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. "Rakyat justru merasa puas dengan apa yang dikerjakan Jokowi selama dua periode ini," tandas Nana.
Geliat pembangunan yang masif hingga ke pelosok daerah membuat rakyat merasakan peningkatan aktivitas ekonomi dan berdampak pada kesejahteraan. Selama dua periode pemerintahan Jokowi menggencarkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.
Jaringan jalan tol Trans Jawa yang tuntas dikerjakan oleh Jokowi membuat mobilitas dan arus logistik berjalan lancar. Selama pandemi Covid-19, meskipun dilakukan pembatasan sosial, tetapi kegiatan ekonomi masih terus bergerak didukung oleh lancarnya transportasi.
Tekad pemerintah mengembangkan destinasi pariwisata di luar Bali juga mendorong kegiatan ekonomi masyarakat. "Visi Jokowi untuk menyebarkan pembangunan ke daerah-daerah diperkuat dengan pemindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan," tegas Nana.
"Rakyat merasakan kemajuan pembangunan dan meyakini bahwa arah ke depan yang diletakkan oleh Jokowi sudah tepat," lanjut Nana.
Lihat Juga :