Ganjar Kecam Dugaan Intimidasi ke Rektor Unika Soegijapranata

Kamis, 08 Februari 2024 - 00:53 WIB
loading...
Ganjar Kecam Dugaan...
Capres 2024 nomor urut 3 yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo bersuara keras terkait dugaan intimidasi oknum aparat pada Rektor Unika Soegijapranata. Foto/MPI
A A A
KARANGANYAR - Capres 2024 nomor urut 3 yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo bersuara keras terkait dugaan intimidasi oknum aparat pada Rektor Unika Soegijapranata Semarang, Ferdinandus Hindarto. Menurut Ganjar, tindakan oknum tersebut bisa merusak nama baik.

Hal itu disampaikan Ganjar usai menghadiri acara deklarasi Keluarga Besar Purnawirawan TNI Polri di The Tjolomadoe Karanganyar, Rabu (7/2/2024). Sebagai putra dari anggota polisi, Ganjar mengecam tindakan sejumlah oknum yang bisa mencemari nama baik Bhayangkara.

"Teman-teman kepolisian mari kita jaga Bhayangkara kita. Jangan sampai dirusak dan dicemari oleh tindakan oknum tertentu,” tegas Ganjar.

Baca juga: Rektor Unika Soegijapranata Diintimidasi, Yenny Wahid: Jangan Dihadapkan Rakyat dengan Aparat!

"Siapa pun yang diperintah untuk mengintimidasi Rektor Unika Soegijapranata itu, anda akan menghancurkan institusi ini. Sebagai anak polisi, saya tidak terima soal ini," tambahnya.

Ganjar pun mengapresiasi sikap Rektor Unika yang dengan tegas melawan intimidasi itu. Rektor menegaskan bahwa mereka tidak bisa diintimidasi dan tetap menyuarakan kebenaran.

"Sikap Rektor Unika sangat luar biasa, beliau katakan kami tidak mau, kami berada pada sikap ini dan kami netral. Itu bentuk independensi kampus sebagai mimbar yang merdeka," tegasnya.

Ganjar juga menyayangkan adanya intimidasi Rektor Unika untuk membuat video yang mendukung pemerintah. Menurutnya, hal itu menciderai mimbar akademik dan sudah terlambat.

"Kebebasan mimbar akademik harus kita hormati, maka saya apresiasi sikap Rektor Unika Soegijapranata terkait kasus ini," pungkasnya.

Lebih dari itu, Capres yang diusung PDIP dan Partai Perindo ini mengomentari banyaknya kampus yang muncul dan memberikan pernyataan sikap terkait demokrasi saat ini.

Menurutnya, ketika masyarakat sipil, agamawan, budayawan, tokoh masyarakat dan kampus sudah bicara, maka itu menandakan demokrasi Indonesia sedang berada pada jurang.

"Mereka mengingatkan, kampus itu punya kebebasan mimbar akademik, mereka tidak berpihak, mereka netral untuk menyuarakan nuraninya," imbuhnya.

Sebagai informasi, Rektor Unika Soegijapranata, Ferdinandus Hindarto mengaku diminta oknum kepolisian membuat video testimoni tentang pemilu damai dan menyampaikan keberhasilan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 9 tahun memerintah.

Diduga, hal itu untuk mengimbangi banyaknya kampus yang memberikan kritikan pada pemerintahan Jokowi. Namun permintaan itu ditolak. Rektor Unika menegaskan, bahwa kampus harus menyuarakan kebenaran dan harus bersikap netral dalam politik.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Rektor Ungkap Makna...
Rektor Ungkap Makna Rebranding Unika Soegijapranata Semarang Jadi SCU
SCU Resmikan SPIL Research...
SCU Resmikan SPIL Research Center, Perkuat Kolaborasi Dunia Kampus dan Industri Logistik
Beri Dukungan, Ganjar...
Beri Dukungan, Ganjar Datang ke Sidang Pledoi Hasto | Sindo Prime
Rekomendasi
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved