Pecah! Kampanye Ganjar yang Digelar Progresif Bertabur Tokoh Nasional

Senin, 29 Januari 2024 - 11:14 WIB
loading...
Pecah! Kampanye Ganjar...
Puluhan ribu orang memadati kampanye akbar Hajatan Rakyat yang digelar Relawan Progresif bekerja sama dengan TPN Ganjar-Mahfud di Alun-Alun Wates, Kulonprogo, Yogyakarta, Minggu (28/1/2024). Foto: Ist
A A A
YOGYAKARTA - Puluhan ribu orang memadati kampanye akbar Hajatan Rakyat yang digelar Relawan Progresif bekerja sama dengan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud di Alun-Alun Wates, Kulonprogo, Yogyakarta, Minggu (28/1/2024). Di ajang kampanye ini, sejumlah tokoh nasional ikut hadir.

Mereka yang hadir yakni Ketua TPN Ganjar-Mahfud yang juga Ketua Dewan Pembina Progresif Arsjad Rasjid, Direktur Nasional Progresif Eka Sastra, Dewan Penasihat TPN Yenny Wahid, budayawan Butet Kartaredjasa, dan grup band Slank.

Dalam pidatonya, Ganjar Pranowo menyoroti pentingnya pendidikan gratis dibandingkan makan siang gratis untuk masyarakat dengan mengajukan pertanyaan kepada massa. "Bu, mana pilihannya sekolah gratis atau makan gratis?" Massa menjawab, “Sekolah gratis.”

Baca juga: Alam Ganjar Nyanyikan Lagu Yogyakarta Bersama Milenial Kulonprogo

“Pendidikan gratis memang menjadi milik semua orang dan setidaknya 12 tahun pendidikan minimal harus gratis,” ujar Ganjar yang berpakaian kemeja putih.

Yenny Wahid juga ikut berorasi dan menekankan bahwa negara harus hadir bagi semua anak bangsa, bukan hanya satu keluarga saja.

"Saya ini jelek-jelek anak (mantan) presiden, tapi saya ingin agar semua, mau anak tukang becak, mau anak tukang minuman, mau anak tukang parkir, semua boleh hidup makmur dan sejahtera di negara kita," ujar Yenny.

Dia juga memuji Ganjar sebagai pemimpin yang mau bersama rakyatnya dan Mahfud Md sebagai sosok yang komitmen dalam memberantas korupsi.

Direktur Nasional Progresif Eka Sastra mengatakan kampanye bertujuan memberikan wadah kepada masyarakat untuk menyampaikan harapannya langsung kepada calon presiden.

“Saat masyarakat menuliskan harapan di punggung Ganjar, maka itu adalah simbol dari meleburnya jarak antara pemimpin dan rakyat. Semuanya setara, tidak ada jarak dan hierarki. Pesan kuat yang disampaikan adalah pemimpin adalah pelayan rakyat. Dia mewujudkan semua harapan,” ujar Eka.

Relawan Progresif merupakan akronim dari Program Gotong-Royong untuk Ekonomi Sejahtera dan Inklusif. Relawan ini sudah terbentuk di 38 provinsi dan fokus membina pengusaha UMKM yang jumlahnya diperkirakan sebanyak 67 juta orang di Indonesia.

Grup musik Slank sebagai bintang tamu tak ketinggalan meminta komitmen Ganjar untuk menjaga demokrasi, tidak melanggar etika saat menjabat presiden. “Kalau Bapak Ganjar mencintai Indonesia, bangsa dan negara ini apakah berani berjanji menjaga NKRI, menjaga demokrasi dan tidak melanggar etika dan tetap setia menyayangi rakyatnya?” tanya Kaka, vokalis Slank.

Eka optimistis Ganjar sudah berada di jalur menuju kemenangan. Dia mengatakan, kehadiran dan antusiasme publik di semua kampanye Ganjar adalah cerminan dari dukungan publik yang sangat luas.

“Tugas kami adalah mengawal semua energi bangsa untuk melahirkan pemimpin terbaik bagi bangsa,” ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Prabowo Ziarah ke Makam...
Prabowo Ziarah ke Makam Kakeknya Margono Djojohadikusumo di Banyumas
Sejumlah Tokoh Sowan...
Sejumlah Tokoh Sowan ke JK, Sudirman Said: Kita Harus Perkuat Kepemimpinan Intrinsik
Megawati Sandang Gelar...
Megawati Sandang Gelar Doktor Kehormatan dari PNU Riyadh Arab Saudi
Rumah Jusuf Kalla di...
Rumah Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya Jakarta Selatan Ditabrak Mobil, Pagar Ringsek!
Berbohong saat Kampanye...
Berbohong saat Kampanye Bisa Masuk Penjara, Wales Siapkan UU yang Bikin Politisi Ketar-ketir
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved