Siklon Tropis Anggrek Menjauh, BMKG Imbau Tetap Waspada Gelombang hingga 4 Meter

Senin, 22 Januari 2024 - 14:18 WIB
loading...
Siklon Tropis Anggrek...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan Siklon Tropis Anggrek yang berada di sebelah barat daya Bengkulu mulai melemah dan menjauhi wilayah Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan Siklon Tropis Anggrek yang berada di sebelah barat daya Bengkulu mulai melemah dan menjauhi wilayah Indonesia.

Namun, BMKG mengingatkan agar tetap waspada potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di beberapa wilayah perairan pada 22-23 Januari 2024 karena Siklon Tropis Anggrek masih berdampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia.

Baca juga: Siklon Tropis Anggrek dan Bibit Siklon 99S Kepung Selatan Indonesia, Begini Dampaknya

“Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari utara-timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan 6-25 knot,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Senin (22/1/2024).

Sementara itu, BMKG mencatat kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Sumba, Laut Sawu, Samudera Hindia Selatan NTT, Laut Jawa, Laut Banda, Laut Seram, perairan selatan Sorong, perairan Fakfak-Kaimana, perairan Sermata-Tanimbar, dan perairan Kepulauan Kai-Aru.

Kondisi ini, kata BMKG, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano, perairan Bengkulu-barat Lampung, Samudera Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda bagian selatan dan barat, perairan selatan Banten-NTB, Selat Bali-Badung-Lombok-Alas bagian selatan, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan selatan NTT, Samudera Hindia selatan Banten-Jawa Barat, Laut Natuna Utara, perairan Kepulauan Anambas-Kepulauan Natuna.

Kemudian di Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Sumbawa, perairan Kepulauan Sabalana-Kepulauan Selayar, Laut Flores, perairan utara Flores, perairan selatan Wakatobi, Laut Seram, perairan Pulau Buru, perairan Fakfak-Kaimana, perairan selatan Sorong, perairan Kepulauan Sermata-Tanimbar, perairan Kepulauan Kai-Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian barat, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kepulauan Sitaro, perairan Bitung-Likupang, Laut Maluku bagian selatan, perairan Kepulauan Sula bagian utara, perairan Banggai, perairan Raja Ampat-Sorong.

Sedangkan untuk gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5-4,0 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah-NTT, perairan Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian utara, Laut Banda, perairan Halmahera, Laut Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera Papua, Laut Arafuru bagian tengah dan timur.

Untuk itu, BMKG mengingatkan perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m).

Baca juga: Cuaca Ekstrem, Kapal LCT Bora V Hilang di Perairan Tagulandang

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
DPR Minta Prediksi BMKG...
DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Rekomendasi
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved