Peluang Baru Bidang Energi di Indonesia Jadi Tantangan Pemerintahan Baru
Kamis, 18 Januari 2024 - 15:03 WIB
loading...
A
A
A
"Energi Baru dan Terbarukan (EBT) adalah peluang dan tantangan. Kita harus bisa menemukan keseimbangan antara permintaan energi yang terus meningkat dengan keberlanjutan lingkungan. Tantangan lain di Indonesia adalah berkaitan dengan kondisi geografis dalam pembangunan yang bisa meningkatkan risiko," ungkap Jodi Mahardi.
Ketiga wakil tim kampanye paslon capres dan cawapres pada Pilpres 2024 yang hadir dalam forum dialog ini kemudian coba menjawab permasalahan utama dalam sektor energi di Indonesia ke depannya. Semuanya sepakat bahwa regulasi harus diperbaiki untuk mendukung transisi energi.
Tampak Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Jufri Hadi ikut memberi pertanyaan kepada tim kampanye paslon.
Satya Heragandhi dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Paslon Capres dan Cawapres 03 Ganjar Pranowo–Mahfud MD memaparkan materi Urgensi dan Strategi Transisi Energi Indonesia dalam Kepemimpinan Lima Tahun ke Depan.
"Kami akan benahi dulu fondasinya, lalu berantas KKN, menggandakan anggaran, menggenjot permintaan, electrifying everything, agar membuat semua penggunaan energi lebih efisien," beber Satya Heragandhi.
Ketiga wakil tim kampanye paslon capres dan cawapres pada Pilpres 2024 yang hadir dalam forum dialog ini kemudian coba menjawab permasalahan utama dalam sektor energi di Indonesia ke depannya. Semuanya sepakat bahwa regulasi harus diperbaiki untuk mendukung transisi energi.
Tampak Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Jufri Hadi ikut memberi pertanyaan kepada tim kampanye paslon.
Satya Heragandhi dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Paslon Capres dan Cawapres 03 Ganjar Pranowo–Mahfud MD memaparkan materi Urgensi dan Strategi Transisi Energi Indonesia dalam Kepemimpinan Lima Tahun ke Depan.
"Kami akan benahi dulu fondasinya, lalu berantas KKN, menggandakan anggaran, menggenjot permintaan, electrifying everything, agar membuat semua penggunaan energi lebih efisien," beber Satya Heragandhi.
Lihat Juga :