Soal Kekerasan di Pemilu 2024, Haedar: Penegak Hukum Harus Berdiri di Atas Konstitusi

Minggu, 07 Januari 2024 - 17:48 WIB
loading...
Soal Kekerasan di Pemilu...
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta penegak hukum harus berdiri tegak di atas konstitusi dalam menyikapi kekerasan di masa kampanye. Foto/MPI/kuntadi
A A A
KULONPROGO - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyoroti kekerasan yang terjadi saat masa kampanye Pemilu 2024. Selama pelaksanaan kampanye, ada beberapa kasus kekerasan yang melibatkan antarpendukung partai hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Bahkan, beberapa insiden kekerasan di antaranya melibatkan oknum aparat keamanan.

Haedar menyebut, kekerasan akibat gesekan pemilu atau kampanye itu wilayah hukum. Hal ini menjadi wilayah aparat penegak hukum yang secara formal dan diatur dalam regulasi dalam sistem bernegara.

"Kami harapkan TNI/Polri, penegak hukum untuk betul-betul berdiri tegak di atas konstitusi dan melindungi seluruh warga bangsa," katanya, Minggu (7/1/2024).

Baca juga: Relawan Ganjar-Mahfud Dianiaya Oknum TNI di Boyolali, Ini Kata Kodam Diponegoro

Haedar minta seluruh komponen bangsa untuk ikut mencegah kekerasan. Semua elemen bangsa harus bisa menjaga diri dan menjaga kontestasi dengan baik. fungsi sosial kontrol harus ditegakkan. "Kekerasan akan rugikan kehidupan berbangsa. Jadi semuanya harus ikut mencegah kekerasan," katanya.

Kasus kekerasan dan gesekan antarpendukung calon sudah terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Bahkan di Kabupaten Sleman, DIY sudah ada pendukung salah satu capres tewas akibat dianiaya pendukung calon lain. Polda DIY telah menangkap dan menetapkan dua orang tersangka.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Bebas, Siap Kembali ke Tanah Air
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Gabung Misi Global Sumud...
Gabung Misi Global Sumud Flotilla 2026, Lima Relawan GPCI Berangkat ke Turki
Din Syamsuddin Desak...
Din Syamsuddin Desak Polisi Hentikan Laporan ke JK Kasus Dugaan Penistaan Agama
Haedar Nashir Sebut...
Haedar Nashir Sebut Perang Terjadi karena Ego Pemimpin Dunia
Perkuat Akses Pendidikan,...
Perkuat Akses Pendidikan, UMJ Resmikan Kampus Tulang Bawang Lampung
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
Jemaah Salat Idulfitri...
Jemaah Salat Idulfitri di Muhammadiyah Menteng Membeludak ke Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Rekomendasi
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved