Hari Amal Bhakti Kemenag, 78 Pasangan Pengantin Ikuti Nikah Massal Gratis
Sabtu, 06 Januari 2024 - 21:05 WIB
loading...
Kemenag menggelar acara nikah massal di acara Devotion Experience (Dev-X) Hari Amal Bhakti ke-78. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara nikah massal di acara Devotion Experience (Dev-X) Hari Amal Bhakti (HAB) ke-78. Sebanyak 78 pasangan mengikuti pernikahan massal gratis tersebut.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan perayaan HAB kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dia melanjutkan, kemenag lebih banyak menghadirkan kegiatan populer untuk mendekatkan isu-isu keagamaan kepada anak muda. "Selama ini isu keagamaan kurang menyentuh anak muda. Padahal 55% populasi Indonesia adalah anak-anak muda atau kelompok usia produktif," katanya, Sabtu (6/1/2024).
Gus Men panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas menyebut, usia kemenag yang menginjak 78 tahun merupakan angka yang tua untuk umur manusia. Namun, Gus Men menegaskan semangat bekerja Kemenag dalam melayani umat beragama harus selalu muda.
Baca juga: Peringati HAB ke-78, Kemenag Salurkan Bantuan untuk Palestina Rp44,8 Miliar
Menurut Gus Men, kegiatan nikah massal secara gratis ini menjadi salah satu kegiatan positif mengingat menikah itu sebuah kebutuhan bagi sebagian orang. Namun, banyak orang atau pasangan yang selama ini merasa sulit untuk melangsungkan pernikahan. "Bukan sulit karena birokrasi yang ada di Kemenag. Tetapi sulit untuk urusan printilan dalam momen pernikahan. Seperti sulit menyiapkan hajatan atau resepsi," katanya.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan perayaan HAB kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dia melanjutkan, kemenag lebih banyak menghadirkan kegiatan populer untuk mendekatkan isu-isu keagamaan kepada anak muda. "Selama ini isu keagamaan kurang menyentuh anak muda. Padahal 55% populasi Indonesia adalah anak-anak muda atau kelompok usia produktif," katanya, Sabtu (6/1/2024).
Gus Men panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas menyebut, usia kemenag yang menginjak 78 tahun merupakan angka yang tua untuk umur manusia. Namun, Gus Men menegaskan semangat bekerja Kemenag dalam melayani umat beragama harus selalu muda.
Baca juga: Peringati HAB ke-78, Kemenag Salurkan Bantuan untuk Palestina Rp44,8 Miliar
Menurut Gus Men, kegiatan nikah massal secara gratis ini menjadi salah satu kegiatan positif mengingat menikah itu sebuah kebutuhan bagi sebagian orang. Namun, banyak orang atau pasangan yang selama ini merasa sulit untuk melangsungkan pernikahan. "Bukan sulit karena birokrasi yang ada di Kemenag. Tetapi sulit untuk urusan printilan dalam momen pernikahan. Seperti sulit menyiapkan hajatan atau resepsi," katanya.
Lihat Juga :