Kemesraan PDIP dan Gerindra Belum Tentu Berlanjut di 2024

Senin, 10 Agustus 2020 - 07:58 WIB
loading...
Kemesraan PDIP dan Gerindra...
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Kemesraan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra dinilai belum tentu berlanjut pada Pilpres 2024 . Hal ini dikarenakan politik itu sangat dinamis.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menganggap, politik itu cair. Sehingga dalam hubungan politik, siapa pun bisa diberikan 'panggung politik' dalam kegiatan partai, termasuk Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati yang memberikan sambutan di KLB Gerindra, akhir pekan lalu.

"Itu karena mereka diikat satu kepentingan, karena sama-sama satu koalisi di pemerintahan," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Senin (10/8/2020).

Namun, bicara tentang kemesraan yang diperlihatkan PDIP dan Gerindra apakah bisa berlanjut ke 2024, Ujang mengatakan belum tentu. Ujang menyebut, karena di politik itu, pagi A, siang B, sore C, dan malam bisa D. Atau bisa juga pagi bilang tempe, siang tahu, sore kerupuk, dan malam gado-gado.(Baca juga: AHY Posting Foto Bareng Prabowo, Netizen Sebut Pasangan Ideal 2024 ).

Ujang mengaku teringat pada 2009, Megawati dan Prabowo pernah bersama-sama jadi capres dan cawapres. Lalu ada Perjanjian Batu Tulis yang isinya PDIP akan dukung Prabowo di pilpres berikutnya. Tapi kenyataannya, 2014 dan 2019 lalu, PDIP dukung Jokowi.

"Jadi politik itu seni, seni kemungkinan, tak bisa dibaca saat ini. Tapi akan mengikuti perkembangan dinamika politik yang berkembang ke depan," pungkasnya.(Baca juga: Pilpres 2024 Pertarungan Bebas, Kubu Pro Jokowi Berpotensi Munculkan Prabowo-Puan ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Gerindra Harap Lawatan...
Gerindra Harap Lawatan Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Gerindra Panggil Anggota...
Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Bahas Stunting
Rekomendasi
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved