Beda Data dengan Timnas Amin, Jubir Paslon 2 Klaim Demokrasi Sudah On The Track

Selasa, 12 Desember 2023 - 19:26 WIB
loading...
Beda Data dengan Timnas...
Pra Debat Capres-cawapres di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (12/12/2023). Foto/Heri Purnomo/MPI
A A A
JAKARTA - Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran Dedek Prayudi menanggapi pernyataan Juru Bicara Timnas Amin, Gamal Albinsaid, yang menyatakan bahwa indeks demokrasi di Indonesia alami penurunan.

Dedek mempertanyakan data indeks yang digunakan oleh Gamal Albinsaid. Dia mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) indeks demokrasi Indonesia mengalami kenaikan.

Dedek mengatakan, dari data BPS tahun 2014 indeks demokrasi di Indonesia berada di poin 7,04, dan ketika Jokowi dilantik kembali pada 2019 naik menjadi 79,9.

"Lalu tahun 2022 tahun kemarin itu sudah naik menjadi 80,08 persen," kata Dedek dalam pra Debat Capres-cawapres di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Baca juga: TPN Yakin Debat Pilpres Jadi Panggung untuk Ganjar-Mahfud

Lalu Dedek juga mengatakan, bahwa Indeks presentasi antikorupsi di Indonesia yang dikeluarkan oleh BPS juga mengalami kenaikan. Di tahun 2019 itu berada di 3,7 dan tahun 2022 berada di angka 3,9.

"Itu artinya kira sudah on the track. Dan itu mutlak dibutuhkan bangsa ini," katanya.

Adapun pada debat perdana ini, Juru Bicara Timnas Amin, Gamal Albinsaid mengatakan bahwa tema yang diangkat pada debat perdana ini sangat kompatibel dengan permasalahan yang dihadapi Indonesia saat ini.

Gamal mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang mengalami regresi demokrasi. Hal ini katanya terlihat dari index demokrasi yang alami penurunan dari tahun 2015 yakni 7,03 persen kini menjadi 6,7 persen.

"Artinya kita mengalami penurunan indeks demokrasi lalu," katanya.

Kemudian terkait korupsi, Gamal juga menyebutkan bahwa indeks korupsi di Indonesia alami penurunan dari tahun 2015 di angka 36 kini menjadi 34.

Selain itu juga, Gamal menyebutkan kebebasan pers di Indonesia juga mengalami penurunan. Dia mengatakan Indeks kebebasan pers turun dari angka 59, kini menjadi 54,83.

"Yang saya ingin katakan bahwa tema hari ini kompatibel. Jadi ketika ada narasi melanjutkan. Maka kita akan melanjutkan penurunan indeks demokrasi kita dan melanjutkan menurunkan kebebasan pers," katanya.

"Oleh karena itu dan hari ini tim Amin akan mengusung satu gagasan pemulihan demokrasi untuk satu kemakmuran," tambahnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gibran Berpotensi Jadi...
Gibran Berpotensi Jadi Capres 2029, Jokowi: Prabowo-Gibran 2 Periode, Sudah Itu Saja
Revisi UU Pemilu Mendesak...
Revisi UU Pemilu Mendesak di Era Prabowo-Gibran, Adopsi Sistem MMP Solusi Politik Berbiaya Tinggi
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Setahun Prabowo-Gibran...
Setahun Prabowo-Gibran Banyak Capaian, tapi Masih Ada PR Kepemudaan
Satu Tahun Prabowo-Gibran,...
Satu Tahun Prabowo-Gibran, 4 Kali Reshuffle Dilakukan
Setahun Pemerintahan...
Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Rampai Nusantara: Soliditas Koalisi Harus Dimanfaatkan
DPC Garda Satu se-Malang...
DPC Garda Satu se-Malang Raya Resmi Dikukuhkan, Tegaskan Dukung Program Prabowo-Gibran
Setahun Kabinet Merah...
Setahun Kabinet Merah Putih, Akademisi: Pemerintah Bangun Fondasi Kuat Pendidikan
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
Rekomendasi
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Berita Terkini
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Infografis
Vladimir Putin Mengaku...
Vladimir Putin Mengaku Sudah Muak dengan Kemunafikan Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved