Ganjar Pranowo Hobi Menginap di Rumah Warga, Pengamat: Karakter Genuine Dekat Rakyat Kecil
Rabu, 22 November 2023 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
“Bukan soal mudah loh ya. Tidur di rumah penduduk itu bukan saja membutuhkan kesiapan fisik saja, tapi kenyamanan psikologis, ketenangan emosional, kesiapan mental. Jadi nggak mudah itu," terangnya.
Dalam konteks Ganjar Pranowo menginap di rumah warga, konsistensinya dalam melakukan tindakan ini menunjukkan bahwa Ganjar tidak hanya melakukannya untuk mencari simpati atau kepentingan kampanye, melainkan sudah menjadi bagian dari karakter asli dan pengalaman hidupnya.
Ketiga, tindakan ini menunjukkan konsistensi dan ketulusan Ganjar dalam berinteraksi dengan masyarakat. Menurut Iswandi, Ganjar tidak memerlukan latihan khusus untuk tidur di rumah warga, karena tingkat kedekatannya sudah mencapai level tertinggi.
Konsistensinya dalam menginap di rumah warga juga dilihat sebagai bentuk karakter yang asli dan bukan sebagai upaya rekayasa atau kampanye politik semata.
“Jangan-jangan yang sudah dilakukan Pak Ganjar itu (nginep di rumah warga), bagian dari sumber kebahagiaan dia,” kata Guru Besar Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini.
“Kalau Jokowi itu hanya blusukan. Ya itu dapat diduga ya memang untuk mengambil simpati, membentuk opini, tapi bukan untuk menyerap aspirasi. Jadi beda. Kalau ini kan menyerap aspirasi," sambung Iswandi.
Dalam konteks Ganjar Pranowo menginap di rumah warga, konsistensinya dalam melakukan tindakan ini menunjukkan bahwa Ganjar tidak hanya melakukannya untuk mencari simpati atau kepentingan kampanye, melainkan sudah menjadi bagian dari karakter asli dan pengalaman hidupnya.
Ketiga, tindakan ini menunjukkan konsistensi dan ketulusan Ganjar dalam berinteraksi dengan masyarakat. Menurut Iswandi, Ganjar tidak memerlukan latihan khusus untuk tidur di rumah warga, karena tingkat kedekatannya sudah mencapai level tertinggi.
Konsistensinya dalam menginap di rumah warga juga dilihat sebagai bentuk karakter yang asli dan bukan sebagai upaya rekayasa atau kampanye politik semata.
“Jangan-jangan yang sudah dilakukan Pak Ganjar itu (nginep di rumah warga), bagian dari sumber kebahagiaan dia,” kata Guru Besar Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini.
“Kalau Jokowi itu hanya blusukan. Ya itu dapat diduga ya memang untuk mengambil simpati, membentuk opini, tapi bukan untuk menyerap aspirasi. Jadi beda. Kalau ini kan menyerap aspirasi," sambung Iswandi.
Lihat Juga :