Soal Fatwa MUI, Perindo Minta Pemerintah Bersikap Bijak dan Intensifkan Diplomasi PBB

Kamis, 16 November 2023 - 21:04 WIB
loading...
Soal Fatwa MUI, Perindo...
Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menyerukan kepada pemerintah bersikap bijak dan intesifkan diplomasi PBB. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyampaikan aksi boikot produk Israel bisa berdampak luas tak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga pasokan kebutuhan konsumen.

Menanggapi ini, Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Abdul Khaliq Ahmad menyerukan kepada pemerintah untuk segera merespons hal tersebut. "Pemerintah segera menyikapi kondisi ini, dengan bijak agar perekonomian nasional kembali normal dan ancaman pengangguran dapat dicegah," kata Abdul Khaliq, Kamis (16/11/2023).

Meski demikian, Abdul Khaliq menekankan perjuangan untuk membela Palestina merdeka harus tetap diintensifkan melalui jalur diplomasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), organisasi kerja sama Islam, maupun badan-badan internasional lainnya.

Baca juga: Aksi Boikot Produk Pro Israel Terus Berlanjut, Aprindo: Investasi Bisa Hilang dan Kandas

"Terutama untuk percepatan akses bantuan kemanusiaan baik makanan maupun obat-obatan yang dibutuhkan oleh rakyat Palestina yang menjadi korban agresi Israel," kata Abdul Khaliq yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) ini.

Di sisi lain, Abdul menerangkan aksi boikot dan fatwa haram MUI terkait produk Isael sesungguhnya telah mampu menekan para pimpinan negara di dunia melalui Dewan Kemananan PBB yang menyerukan resolusi jeda kemanusiaan di Gaza. "Seruan boikot telah berhasil melahirkan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, meski pihak Israel menolak resolusi tersebut," ujar dia.

Baca juga: Aksi Boikot Produk Pro Israel Jadi Pukulan Telak, Transaksi Peritel Diproyeksi Merosot 50%

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey, mengatakan aksi boikot produk Israel atau produk dari perusahaan yang dianggap pro-Israel akan menimbulkan multiplier effect yang luas.

Terkait dengan itu, Aprindo meminta pemerintah harus turun tangan atau hadir guna mengantisipasi dampak dari adanya aksi boikot terhadap produk yang dianggap pro-terhadap Israel.

"Misalnya bagaimana kita menggerakan misi kemanusiaan, dari masyarakat dan konsumen dan kami juga. (Pemerintah) jangan berdiam, karena di sini ada hak konsumen di situ dan produktifitas yang di mana mempekerjakan tenaga kerja kita juga," ujar Roy.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Berita Terkini
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Infografis
Pemerintah Bakal Hapus...
Pemerintah Bakal Hapus Pertalite dan Pertamax dari SPBU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved