Pemerintah Belum Akan Membuka Keran Pemekaran Daerah

Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:39 WIB
loading...
Pemerintah Belum Akan...
Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin menerangkan pemekaran daerah otonomi baru bukan satu-satunya solusi dari masalah pemerintahan daerah. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pemerintah sepertinya belum akan mencabut moratorium untuk pemekaran daerah otonomi baru (DOB). Hal itu tersirat dalam pernyataan Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat melakukan video conference dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), La Nyalla Mattalitti.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) non aktif itu menerangkan pemekaran daerah otonomi baru bukan satu-satunya solusi dari masalah pemerintahan daerah. “Optimalisasi kebijakan pemerintah yang langsung menyentuh masyarakat dapat menjadi alternatif dari pemerintah daerah,” ujarnya melalui akun twitter @Kiyai_MarufAmin, Kamis (6/8/2020). (Baca juga: Tiga Menteri Ini Jadi 'Putra Mahkota' Jokowi di 2024?)

Ma’ruf Amin memaparkan sejumlah kebijakan dan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah. “Seperti dana desa, pencegahan stunting, serta jaminan dan bantuan sosial,” tuturnya.

Anggaran dana desa sendiri selalu naik setiap tahunnya. Tahun lalu, anggarannya Rp70 triliun dan tahun ini naik Rp2 triliun. Pemerintah desa biasanya menggunakan untuk pembangunan infrastruktur dan mengembangkan potensi ekonomi yang ada, seperti pariwisata, pertanian, dan perkebunan.

Pemerintah sepertinya hati-hati dalam melakukan pemekaran. Belajar dari pengalaman, ada pemerintah daerah yang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) habis hanya untuk gaji pegawai.

Situasi itu menyulitkan bagi pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tahun lalu, Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan menerima usulan 314 DOB.

Ma’ruf Amin menegaskan jika akan dilakukan pembentukan daerah otonomi baru di masa yang akan datang, harus dilaksanakan secara selektif dengan memperhatikan kepentingan strategis nasional. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan)

“Kepentingan politik dan juga kebutuhan masyarakat dengan memperhitungkan kemampuan keuangan negara. Termasuk pertimbangan teknis lainnya sebagai hasil evaluasi dari pembentukan DOB pada periode sebelumnya,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Kenang KH Abdul Wahab...
Kenang KH Abdul Wahab Hasbullah, Kiai Ma'ruf Amin: Ulama, Negarawan, dan Politisi
KH Maruf Amin Tak Masalah...
KH Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung BoP Sepanjang Tetap Dukung Palestina Merdeka
Tantangan NU di Masa...
Tantangan NU di Masa Depan Lebih Sulit, KH Ma'ruf Amin: Pola Pikir Kiai Wahab Jadi Rujukan
Dukung KPK Kembali ke...
Dukung KPK Kembali ke UU Lama, KH Ma'ruf Amin: Kalau Performa Kurang, Sebaiknya Dikembalikan
Muktamar ke-35 NU, KH...
Muktamar ke-35 NU, KH Ma'ruf Amin-Abdussalam Dinilai Bisa Kembalikan Jati Diri NU
Dorongan Pemekaran Kabupaten...
Dorongan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat dan Bogor Timur Menguat
KH Ma’ruf Amin: Gernas...
KH Ma’ruf Amin: Gernas Ayo Mondok Tingkatkan Minat Pendidikan Pesantren
Wakil Ketua DPRD Jabar:...
Wakil Ketua DPRD Jabar: Pembentukan 5 Provinsi Baru Perlu Perhatikan Kebijakan Strategis Nasional
Rekomendasi
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved