Politikus PDIP Ungkap Ada Toxic Relationship di Sekitar Jokowi

Selasa, 31 Oktober 2023 - 03:07 WIB
loading...
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Aria Bima mengungkapkan ada toxic relationship atau hubungan yang tidak sehat di sekitar Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Widya Michella Nur Syahida
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Aria Bima mengungkapkan ada toxic relationship atau hubungan yang tidak sehat di sekitar Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pelaku toxic relationship dimaksudnya adalah orang-orang orde baru yang masuk kabinet Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.

Pelaku toxic relationship itu disebutkannya yang menginginkan Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (cawapres). "Toxic relationship keterpengaruhan orang di sekitar Pak Jokowi yang mana ada kecenderungan toxic relationship ini juga mulai masuk orang-orang orde baru,” kata Aria dalam diskusi media bertajuk Nasib Demokrasi Indonesia ke Depan yang digelar Media Center Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud di Rumah Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2023).

Menurutnya, toxic relationship baru terjadi saat ini. Hal ini terlihat adanya wacana publik yang dibangun secara negatif terhadap Presiden Jokowi. Terlebih pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal batasan usia minimal capres cawapres.

Baca juga: PDIP Harap Presiden Jokowi Bersikap Netral di Pilpres 2024



“Sandaran kita kan MK ya saya sampai enggak sampai hati sebagai teman baik itu, Mas Wali Gibran, Pak Jokowi menjadi seolah-olah menggunakan instrumen keinginan untuk sekadar mengabulkan Mas Gibran selaku putranya untuk menjadi seorang calon wakil presiden dengan mengintervensi tanda kutip kewenangan MK yang kebetulan Omnya Mas Gibran,” kata dia.

Menurutnya, Jokowi tidak seperti itu. Sebab, dia telah mengenal Jokowi sejak Pilpres 2014 dan 2019. Namun, persepsi masyarakat dan media sosial terhadap Jokowi yang mencap adanya kecenderungan aparat negara ikut bermain di proses elektoral atau proses berdemokrasi semakin kuat.

"Bagaimana Pak Jokowi, Mas Gibran Wong Solo dinilai demikian sangat tidak patut dan tidak santun dan tidak bermoral karena meninggalkan partai dan Ibu Mega misalnya, ini yang saya sebut toxic relationship tadi, ini ajarannya siapa? Dulu kan tidak begitu," ujarnya.

Dia mengaku sangat membanggakan Gibran. Menurutnya, Gibran akan mendapatkan jabatan kehormatan sesuai dengan kematangan dan kedewasaan pengalaman yang diperoleh.

Namun, karena adanya toxic relationship, perspepsi itu dinilai membuat Gibran tak patut menjadi sumber inspirasi anak muda karena menggunakan cara yang sangat orde baru. "Tiba-tiba blus mau jadi wapres, terus diolok-olok, saya enggak rela sebenarnya,” ungkapnya.

“Kenapa sampai hal demikian hanya gara-gara ada seseorang kandidat calon presiden yang menginginkan dia seorang wakil ini yang saya sebut toxic relationship. (Gibran) tidak bisa direpresentasikan anak muda, karena anak muda tidak dengan cara-cara nabrak sana sini atau menggunakan fasilitas jabatan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Kecam Pengkaplingan...
Kecam Pengkaplingan Tenda Haji, Legislator PDIP Desak Izin KBIH Nakal Dicabut
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Truk Pupuk Diprioritaskan di Tengah Kelangkaan Solar
Rekomendasi
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Berita Terkini
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved