Harga Bahan Pangan Fluktuatif, Partai Perindo Imbau Prioritaskan Penanggulangan

Minggu, 29 Oktober 2023 - 07:19 WIB
loading...
Harga Bahan Pangan Fluktuatif,...
Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan. Foto/Dok MPI
A A A
JAKARTA - Harga sejumlah komoditas pangan di berbagai daerah terus berfluktuasi dan cenderung mengalami kenaikan dalam enam bulan terakhir. Kenaikan harga yang tak terkendali ini bukan hanya menyulitkan rakyat, tapi berdampak pula pada para pedagang yang kesulitan menjual dagangannya.

Menanggapi ini, Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan turun langsung ke Pasar Tradisional Hibrida Kelapa Gading, Jakarta Utara untuk mengecek fluktuasi harga bahan pangan. Hasilnya, ditemukan hampir semua komoditas bahan pangan naik lebih dari 50 persen dibanding harga enam bulan lalu, khususnya untuk sayur-sayuran.

"Harga cabe rawit merah malah kenaikannya seratus persen lebih. Padahal, 6 bulan lalu hanya berkisar di harga Rp35.000 per kilogram, sekarang menjadi Rp80.000 per kilogram," ujar Yerry dalam keterangannya, Sabtu (28/10/2023).

Baca juga: Sandiaga Uno Respons Cepat Keluhan Warga Soal Kenaikan Harga Pangan



Kenaikan harga bahan pangan itu, lanjut Yerry, memang tidak lepas dari fenomena El Nino yang menyebabkan kemarau panjang dan kekeringan. Sehingga, harga bahan pangan hasil pertanian otomatis naik karena berkurangnya hasil panen.

Oleh karenanya, Partai Perindo mengimbau pemerintah untuk tetap memprioritaskan upaya penanggulangan kenaikan harga dan penyediaan bahan pangan. "Jangan sampai euforia politik yang semakin meningkat menjelang kontestasi pilpres dan pileg membuat konsentrasi pemerintah untuk menangani urusan harga pangan tidak maksimal. Kasihan rakyat yang menderita," kata Yerry.

Yerry yang akan maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini mengatakan tugas utama pemerintah dalam masalah pangan adalah menjamin ketersediaan bahan pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau. Jika harga pangan naik terus tidak terkendali, akan terjadi kerawanan di masyarakat.

Dari kerawanan pangan, tapi bisa berujung kerawanan sosial. Dia mengimbau pemerintah melalui Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Kementerian Pertanian, Kementerian Sosial, dan lembaga pemerintah terkait lainnya untuk melakukan intervensi pasar.

"Berikan bantuan sosial (banso) dalam bentuk pangan dan subsidi untuk masyarakat kurang mampu supaya warga dapat diringankan beban ekonominya akibat kenaikan harga pangan ini," pungkas Yerry.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved