BMKG: 10 Wilayah Pesisir Terancam Banjir Rob Akibat Fenomena Bulan Purnama
Kamis, 26 Oktober 2023 - 09:47 WIB
loading...
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob yang terjadi di 10 wilayah pesisir Indonesia Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob yang terjadi di 10 wilayah pesisir Indonesia hingga awal November 2023. Hal ini diakibatkan adanya fenomena fase bulan purnama (full moon) bersamaan dengan perigee (jarak terdekat dengan bumi).
Kepala Pusat Meteorologi Maritim Eko Prasetyo mengatakan, fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum yang menyebabkan banjir rob.
“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia yakni di Pesisir Sumatra Utara, Pesisir Sumatra Barat, Pesisir Lampung, Pesisir Banten, Pesisir Jawa Tengah, Pesisir Jawa Timur, Pesisir NTT, dan Pesisir Maluku,” ungkap, Kamis (26/10/2023).
Baca juga: Heboh Video Hujan Es di Cimahi, Ini Penjelasan BMKG
Eko mengatakan potensi banjir rob ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat..
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” imbaunya.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim Eko Prasetyo mengatakan, fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum yang menyebabkan banjir rob.
“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia yakni di Pesisir Sumatra Utara, Pesisir Sumatra Barat, Pesisir Lampung, Pesisir Banten, Pesisir Jawa Tengah, Pesisir Jawa Timur, Pesisir NTT, dan Pesisir Maluku,” ungkap, Kamis (26/10/2023).
Baca juga: Heboh Video Hujan Es di Cimahi, Ini Penjelasan BMKG
Eko mengatakan potensi banjir rob ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat..
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” imbaunya.
Lihat Juga :