Geopolitik Ganjar-Mahfud dan Komitmen Mendukung Perjuangan Pergerakan Rakyat Palestina

Rabu, 25 Oktober 2023 - 14:50 WIB
loading...
Geopolitik Ganjar-Mahfud...
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A A A
JAKARTA - Pasangan Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD menunjukkan komitmen untuk memperkuat posisi geopolitik Indonesia dalam visi dan misi mereka. Keduanya menekankan prinsip-prinsip geopolitik progresif dalam upaya untuk memajukan kepentingan Indonesia di dunia.

Geopolitik, dalam konteks ini merujuk pada sistem politik dan kebijakan nasional yang didorong oleh letak geografis suatu negara. Ganjar-Mahfud berkomitmen untuk menjalankan politik bebas aktif dengan prinsip Dasasila Bandung, yang menekankan pentingnya kerja sama regional dan internasional untuk mencapai perdamaian dan stabilitas dunia.

Ganjar-Mahfud juga menekankan peran Indonesia sebagai poros maritim dunia, yang mencerminkan aspirasi untuk berperan aktif dalam urusan global melalui jalur maritim. Selain itu, Ganjar-Mahfud berupaya memperkuat pelibatan global Indonesia yang otonom, yang berarti berpartisipasi aktif dalam forum bilateral dan multilateral tanpa kehilangan kedaulatan dalam pengambilan keputusan luar negeri.

Salah satu komitmen kunci Ganjar-Mahfud adalah mendukung perjuangan rakyat Palestina. Ini mencerminkan kebijakan luar negeri Indonesia yang progresif dan peduli terhadap isu-isu kemanusiaan serta konsistensi dalam mendukung hak-hak dasar rakyat Palestina.

Baca Juga: Hasto: Teori Geopolitik Soekarno Sangat Relevan dalam Peta Geopolitik Kontemporer

Pendekatan geopolitik Ganjar-Mahfud didasarkan pada pemikiran Soekarno, pendiri Republik Indonesia, yang memiliki pandangan geopolitik yang kuat. Mereka menekankan pentingnya mengintegrasikan fungsi diplomasi luar negeri dan pertahanan dalam kebijakan luar negeri, sejalan dengan visi Soekarno.

Pendekatan ini didasarkan pada tujuh variabel geopolitik dalam pemikiran Soekarno, termasuk demografi, wilayah, sumber daya alam, militer, politik, ko-eksistensi damai, serta sains dan teknologi. Ganjar-Mahfud berusaha mengimplementasikan konsep ini untuk memperkuat posisi geopolitik Indonesia dalam dunia yang terus berubah.

Keseluruhan, visi dan misi Ganjar-Mahfud menggarisbawahi pentingnya diplomasi luar negeri yang aktif, perdamaian global, dan perlindungan hak asasi manusia dalam upaya untuk memajukan kepentingan Indonesia di tingkat internasional. Dengan mengambil inspirasi dari pemikiran Soekarno, mereka berusaha menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan bebas dari imperialisme dan kolonialisme.

Ganjar-Mahfud memiliki komitmen kuat untuk memperkuat posisi geopolitik Indonesia melalui prinsip-prinsip geopolitik progresif. Mereka mengutamakan diplomasi aktif, perdamaian global, dan perlindungan hak asasi manusia dalam upaya memajukan kepentingan Indonesia di tingkat internasional.

Prinsip ini digunakan untuk mempromosikan dan melindungi kepentingan nasional suatu negara dengan berkolaborasi secara aktif di tingkat internasional. Ini mencakup perdagangan, keamanan, dan diplomasi yang menguntungkan negara tersebut.

Dalam visi dan misi Ganjar-Mahfud, mereka menekankan pentingnya kerja sama regional dan internasional, menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, dan memperkuat pelibatan global yang otonom.

Komitmen mendukung perjuangan rakyat Palestina juga mencerminkan kebijakan luar negeri progresif mereka. Pendekatan geopolitik mereka didasarkan pada pemikiran Soekarno, dengan tujuan menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan bebas dari imperialisme dan kolonialisme.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Pertemuan Istana Elysee,...
Pertemuan Istana Elysee, Denny JA: Macron-Prabowo Arsitek Poros Baru Negara Menengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rekomendasi
Larissa Chou Gugat Cerai...
Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi, Akhiri Pernikahan yang Dibina Sejak 2023
Ingin Berat Badan Turun?...
Ingin Berat Badan Turun? Ade Rai Sarankan Aktivitas Sederhana Ini Sebelum Sarapan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Berita Terkini
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved