PBNU Rombak Jajaran Pengurus, Nusron Wahid Jabat Ketua
Kamis, 14 September 2023 - 09:31 WIB
loading...
PBNU menggeser posisi H Nusron Wahid yang semula menjabat Wakil Ketua Umum menjadi Ketua. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan perombakan jajaran pengurus. Rotasi posisi dilakukan dikarenakan adanya beberapa posisi rangkap jabatan hingga ada yang meninggal dunia.
Rotasi itu tertuang dalam surat keputusan PBNU Nomor 01.b/A.II.04/06/2023 tentang Pengesahan Pergantian Antar Waktu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027. Surat yang dikeluarkan PBNU pada Rabu (13/6/2023) itu merubah sejumlah posisi.
"Untuk meningkatkan kinerja perkumpulan perlu adanya pemberhentian yang berhalangan tetap, perubahan posisi jabatan, dan penambahan pejabat pengurus besar Nahdlatul Ulama," bunyi surat yang dikutip MNC Portal, Kamis (14/9/2023).
Dalam surat tersebut, PBNU menggeser posisi H Nusron Wahid yang semula menjabat Wakil Ketua Umum menjadi Ketua.
"Menetapkan H Nusron Wahid semula Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027 menjadi Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027," tulis surat tersebut.
Selain itu, PBNU resmi memberhentikan dengan hormat Mardani Maming dari jabatan Bendahara Umum masa khidmat 2022-2027. Posisi Mardani Maming digantikan H Gudfan Arif yang semula menjabat Pelaksana tugas bendahara umum.
Baca Juga: Mardani Maming Diberhentikan dari Bendahara Umum PBNU, Digantikan Gudfan Arif
PBNU selanjutnya memberhentikan dengan hormat KH Amiruddin Nahrawi, H Ulyas Taha, dan H Robikin Emhas, dari jabatan ketua. Kemudian H Burhanuddin Mochsen dan H Ashari Tambunan dari jabatan bendahara.
Rotasi itu tertuang dalam surat keputusan PBNU Nomor 01.b/A.II.04/06/2023 tentang Pengesahan Pergantian Antar Waktu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027. Surat yang dikeluarkan PBNU pada Rabu (13/6/2023) itu merubah sejumlah posisi.
"Untuk meningkatkan kinerja perkumpulan perlu adanya pemberhentian yang berhalangan tetap, perubahan posisi jabatan, dan penambahan pejabat pengurus besar Nahdlatul Ulama," bunyi surat yang dikutip MNC Portal, Kamis (14/9/2023).
Dalam surat tersebut, PBNU menggeser posisi H Nusron Wahid yang semula menjabat Wakil Ketua Umum menjadi Ketua.
"Menetapkan H Nusron Wahid semula Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027 menjadi Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027," tulis surat tersebut.
Selain itu, PBNU resmi memberhentikan dengan hormat Mardani Maming dari jabatan Bendahara Umum masa khidmat 2022-2027. Posisi Mardani Maming digantikan H Gudfan Arif yang semula menjabat Pelaksana tugas bendahara umum.
Baca Juga: Mardani Maming Diberhentikan dari Bendahara Umum PBNU, Digantikan Gudfan Arif
PBNU selanjutnya memberhentikan dengan hormat KH Amiruddin Nahrawi, H Ulyas Taha, dan H Robikin Emhas, dari jabatan ketua. Kemudian H Burhanuddin Mochsen dan H Ashari Tambunan dari jabatan bendahara.
Lihat Juga :