Cerita Jokowi Dikejar 4 Jenderal TNI Setelah Peristiwa Bom Bunuh Diri di Solo
Sabtu, 26 Agustus 2023 - 06:54 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa kali Salat Jumat di Solo, masjid ditentukan setelah beliau menaiki mobil walaupun sebelumnya ajudan telah menanyakan masjid yang akan didatangi. Jawaban Presiden Jokowi, "Nanti saya tentukan."
Kebiasaan seperti ini membuat pengamanan di lokasi Salat Jumat menjadi terburu-buru. Pengamanan dari Paspampres dan wilayah tentu tak punya waktu banyak untuk melakukan prosedur tetap pengamanan yang semestinya. Padahal, masjid yang dipakai Jumatan Presiden tidak akan 100% steril.
Alasan Presiden Jokowi menentukan masjid saat sudah di mobil karena beliau merasa Solo adalah kota yang sangat dikenalnya sehingga Presiden Jokowi ingin berbaur dengan masyarakatnya. Apalagi selama ini salat berlangsung lancar dan aman-aman saja. Namun, kali ini, Jumatan hanya berselang dua hari setelah peristiwa aksi terorisme yang menggemparkan Indonesia, khususnya Kota Solo.
"Kebiasaan Presiden ini menjadi pemikiran saya sebagai Dan Grup A Paspampres bagaimana caranya agar Presiden dapat menentukan salat di masjid lebih awal sehingga pengamanan dapat dilakukan optimal," katanya.
Dengan pertimbangan pascaaksi terorisme, bagaimana jika Salat Jumat dilakukan di masjid yang berada di kompleks militer atau kepolisian yang dipastikan lebih aman dan steril. Hal itupun disampaikan Mohamad Hasan kepada ajudan Presiden yang saat itu bertugas, yakni Kombes Pol. Listyo Sigit Prabowo kini menjabat sebagai Kapolri.
"Bang, mengingat situasi pascabom di Polres Solo, saya sarankan untuk Jumatan besok di masjid militer atau kepolisian," tutur saya memberikan saran kepada ajudan dinas.
"Ok, betul juga dinda, saya setuju. Nanti saya sampaikan kepada Pak Anggit (Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Nugroho)," kata Sigit.
Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 13 Maret 1971 yang sudah melakukan survei cepat terhadap beberapa masjid di kompleks militer dan kepolisian mengantongi tiga pilihan tempat untuk Salat Jumat Presiden Jokowi. Antara lain, masjid di Korem, Polres, dan Kodim. Namun, ketiga pilihan tersebut ternyata tidak memungkinkan.
Masjid di Korem tengah dalam renovasi dan belum bisa digunakan. Demikian juga masjid di Polres, lokasinya sangat berdekatan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) aksi bom bunuh diri di Mapolres Solo. Adapun masjid di Kodim terlalu sempit dan kurang representatif.
"Akhirnya, saya ingat salah satu instansi militer yang berada di Kota Solo, yaitu Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Karta Sebagai mantan Wakil Komandan Grup 2 Kopassus di Kandang Menjangan, saya sangat hapal kondisi masjid itu," ujar eks Wadan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus ini.
Selain masjidnya cukup besar, lokasinya berada di kawasan Kompleks Grup 2 Kopassus Akhirnya, usulan itu disetujui untuk dijadikan tempat Salat Jumat Presiden Jokowi. "Dinda, Presiden setuju dengan saran kita. Segera koordinasikan ya," kata Kombes Pol Sigit.
Mendapat informasi tersebut, M. Hasan mengaku lega dan langsung menghubungi Komandan Grup 2 Kopassus, Kolone Infanteri Rafael Granada Baay yang juga teman satu angkatan dengan di Akademi Militer 1993.
Setelah menghubungi Dan Grup A Kopassus, mantan Pangdam Iskandar Muda ini pun segera menghubungi Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Maruli Simanjuntak yang kini menjabat sebagai Pangkostrad.
M. Hasan juga menyarankan kepada Dan Grup 2 Kopassus untuk menyiapkan alat tulis agar Presiden bisa menuliskan pesan untuk prajurit Kopassus seperti yang dilakukan ketika Presiden mengunjungi KRI Imam Bonjol di Kepulauan Natuna.
"Ide bagus, Bro. Soalnya Presiden belum pernah berkunjung ke Makopasus atau satuan Kopassus lainnya. Ini yang pertama Presiden ke Kopassus," jawab Kolonel Rafael sumringah.
Malam itu juga, dirinya mendapat informasi yang cukup mengejutkan tentang rencana kehadiran Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, dan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Herindra
Padahal, sebelumnya mendapat arahan dari ajudan Presiden Kombes Pol Listyo Sigit cukup Pangdam dan Kapolda saja yang hadir pada saat Salat Jumat. Namun, rupanya, Dan Grup 2 Kopas melaporkan kepada Danjen Kopassus tentang rencana Salat Jumat Presiden Jokowidi Kandang Menjangan.
Kebiasaan seperti ini membuat pengamanan di lokasi Salat Jumat menjadi terburu-buru. Pengamanan dari Paspampres dan wilayah tentu tak punya waktu banyak untuk melakukan prosedur tetap pengamanan yang semestinya. Padahal, masjid yang dipakai Jumatan Presiden tidak akan 100% steril.
Alasan Presiden Jokowi menentukan masjid saat sudah di mobil karena beliau merasa Solo adalah kota yang sangat dikenalnya sehingga Presiden Jokowi ingin berbaur dengan masyarakatnya. Apalagi selama ini salat berlangsung lancar dan aman-aman saja. Namun, kali ini, Jumatan hanya berselang dua hari setelah peristiwa aksi terorisme yang menggemparkan Indonesia, khususnya Kota Solo.
"Kebiasaan Presiden ini menjadi pemikiran saya sebagai Dan Grup A Paspampres bagaimana caranya agar Presiden dapat menentukan salat di masjid lebih awal sehingga pengamanan dapat dilakukan optimal," katanya.
Dengan pertimbangan pascaaksi terorisme, bagaimana jika Salat Jumat dilakukan di masjid yang berada di kompleks militer atau kepolisian yang dipastikan lebih aman dan steril. Hal itupun disampaikan Mohamad Hasan kepada ajudan Presiden yang saat itu bertugas, yakni Kombes Pol. Listyo Sigit Prabowo kini menjabat sebagai Kapolri.
"Bang, mengingat situasi pascabom di Polres Solo, saya sarankan untuk Jumatan besok di masjid militer atau kepolisian," tutur saya memberikan saran kepada ajudan dinas.
"Ok, betul juga dinda, saya setuju. Nanti saya sampaikan kepada Pak Anggit (Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Nugroho)," kata Sigit.
Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 13 Maret 1971 yang sudah melakukan survei cepat terhadap beberapa masjid di kompleks militer dan kepolisian mengantongi tiga pilihan tempat untuk Salat Jumat Presiden Jokowi. Antara lain, masjid di Korem, Polres, dan Kodim. Namun, ketiga pilihan tersebut ternyata tidak memungkinkan.
Masjid di Korem tengah dalam renovasi dan belum bisa digunakan. Demikian juga masjid di Polres, lokasinya sangat berdekatan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) aksi bom bunuh diri di Mapolres Solo. Adapun masjid di Kodim terlalu sempit dan kurang representatif.
"Akhirnya, saya ingat salah satu instansi militer yang berada di Kota Solo, yaitu Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Karta Sebagai mantan Wakil Komandan Grup 2 Kopassus di Kandang Menjangan, saya sangat hapal kondisi masjid itu," ujar eks Wadan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus ini.
Selain masjidnya cukup besar, lokasinya berada di kawasan Kompleks Grup 2 Kopassus Akhirnya, usulan itu disetujui untuk dijadikan tempat Salat Jumat Presiden Jokowi. "Dinda, Presiden setuju dengan saran kita. Segera koordinasikan ya," kata Kombes Pol Sigit.
Mendapat informasi tersebut, M. Hasan mengaku lega dan langsung menghubungi Komandan Grup 2 Kopassus, Kolone Infanteri Rafael Granada Baay yang juga teman satu angkatan dengan di Akademi Militer 1993.
Setelah menghubungi Dan Grup A Kopassus, mantan Pangdam Iskandar Muda ini pun segera menghubungi Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Maruli Simanjuntak yang kini menjabat sebagai Pangkostrad.
M. Hasan juga menyarankan kepada Dan Grup 2 Kopassus untuk menyiapkan alat tulis agar Presiden bisa menuliskan pesan untuk prajurit Kopassus seperti yang dilakukan ketika Presiden mengunjungi KRI Imam Bonjol di Kepulauan Natuna.
"Ide bagus, Bro. Soalnya Presiden belum pernah berkunjung ke Makopasus atau satuan Kopassus lainnya. Ini yang pertama Presiden ke Kopassus," jawab Kolonel Rafael sumringah.
Malam itu juga, dirinya mendapat informasi yang cukup mengejutkan tentang rencana kehadiran Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, dan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Herindra
Padahal, sebelumnya mendapat arahan dari ajudan Presiden Kombes Pol Listyo Sigit cukup Pangdam dan Kapolda saja yang hadir pada saat Salat Jumat. Namun, rupanya, Dan Grup 2 Kopas melaporkan kepada Danjen Kopassus tentang rencana Salat Jumat Presiden Jokowidi Kandang Menjangan.
Lihat Juga :