Gelar Wayang Kulit Lakon Wahyu Cakraningrat, Kapolri: Sinergitas TNI, Polri, Rakyat Makin Kuat
Jum'at, 07 Juli 2023 - 23:39 WIB
loading...
A
A
A
Hadirnya elemen dari TNI, Polri dan masyarakat di acara wayang kulit ini menunjukkan telah terciptanya sinergitas dan soliditas untuk menjaga dan mempertahankan nilai persatuan serta kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Dihadiri dan ditonton oleh seluruh komunitas dan mitra. Tentunya ini menunjukkan bahwa yang namanya sinergitas dengan seluruh stakeholder dan juga bagaimana terbangun suatu kedekatan yang harus terus kita dorong. Bahwa untuk mewujudkan Pemilu damai, maka Polri-TNI dan seluruh stakeholder terkait juga harus dekat dengan masyarakat," ujarnya.
Wayang Kulit lakon Wahyu Cakraningrat ini, berdasarkan laporan yang diterimanya setidaknya disaksikan sekitar 80 ribu orang dan mungkin bisa bertambah.
Acara yang bersentuhan dengan rakyat seperti ini membuktikan bahwa kesatuan dan persatuan seluruh elemen bangsa terus menguat.
Dengan terjaganya dan semakin kokohnya sinergitas elemen bangsa maka hal ini menjadi kunci untuk menciptakan Pemilu yang damai. Apalagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi ke depannya.
"Sehingga dalam konteks Pemilu dan memilih pemimpin nasional yang namanya persatuan dan kesatuan tetap harus kita jaga walaupun tentunya ada perbedaan-perbedaan dalam pilihan. Karena kalau persatuan dan kesatuan tidak bisa kita jaga, maka bonus demografi yang kita harapkan betul-betul bisa dimanfaatkan untuk mewujudkan Indonesia Maju bukan terjadi malah sebaliknya. Dan itu yang tentunya kita hindari," ujar Sigit.
"Dihadiri dan ditonton oleh seluruh komunitas dan mitra. Tentunya ini menunjukkan bahwa yang namanya sinergitas dengan seluruh stakeholder dan juga bagaimana terbangun suatu kedekatan yang harus terus kita dorong. Bahwa untuk mewujudkan Pemilu damai, maka Polri-TNI dan seluruh stakeholder terkait juga harus dekat dengan masyarakat," ujarnya.
Wayang Kulit lakon Wahyu Cakraningrat ini, berdasarkan laporan yang diterimanya setidaknya disaksikan sekitar 80 ribu orang dan mungkin bisa bertambah.
Acara yang bersentuhan dengan rakyat seperti ini membuktikan bahwa kesatuan dan persatuan seluruh elemen bangsa terus menguat.
Dengan terjaganya dan semakin kokohnya sinergitas elemen bangsa maka hal ini menjadi kunci untuk menciptakan Pemilu yang damai. Apalagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi ke depannya.
"Sehingga dalam konteks Pemilu dan memilih pemimpin nasional yang namanya persatuan dan kesatuan tetap harus kita jaga walaupun tentunya ada perbedaan-perbedaan dalam pilihan. Karena kalau persatuan dan kesatuan tidak bisa kita jaga, maka bonus demografi yang kita harapkan betul-betul bisa dimanfaatkan untuk mewujudkan Indonesia Maju bukan terjadi malah sebaliknya. Dan itu yang tentunya kita hindari," ujar Sigit.
Lihat Juga :