Mutasi Polri, Ketua DPP Partai Perindo: Konsep Presisi Jangan Hanya Sekadar Jargon
Selasa, 27 Juni 2023 - 12:41 WIB
loading...
A
A
A
Pengamat Militer dan Intelijen ini menuturkan Polri menghadapi zaman digitalisasi dan perang siber sehingga harus cepat tanggap terhadap jenis ancaman baru yaitu perang hibrida termasuk non militer.
Dia berharap kinerja para Pati Polri tersebut berhasil melaksanakan tugasnya sesuai dengan visi-misi Kapolri yang mengusung responsibilitas dan transparansi berkeadilan yang menyertai pendekatan pemolisian prediktif. Ditekankan agar setiap anggota Polri mampu melaksanakan tugasnya secara cepat dan tepat, responsif, humanis, transparan, bertanggung jawab, serta berkeadilan.
"Konsep Presisi diharapkan tidak hanya sekadar menjadi jargon namun juga benar-benar diterapkan dalam bertugas," tegasnya.
Untuk mewujudkan Polri yang ideal, kata Nuning, terdapat sejumlah langkah komitmen yang ditawarkan Kapolri dalam kaitannya dengan konsep Presisi, yakni menjadikan Polri sebagai institusi yang Presisi, menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional, menjaga soliditas internal, meningkatkan sinergisitas dan soliditas TNI Polri, serta bekerja sama dengan APH dan Kementerian/Lembaga untuk mendukung dan mengawal program pemerintah.
"Selanjutnya, mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreativitas yang mendorong kemajuan Indonesia, menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan, mengedepankan pencegahan permasalahan, pelaksanaan keadilan restoratif dan problem solving, serta setia kepada NKRI dan senantiasa merawat kebhinnekaan," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap sejumlah Pati Polri. Komjen Pol Agus Andrianto yang saat ini menjabat Kabareskrim diangkat menjadi Wakapolri. Ia menggantikan Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang akan memasuki masa pensiun.
Jabatan Kabareskrim Polri diisi oleh Komjen Pol Wahyu Widada yang saat ini menjabat Kabaintelkam. Posisinya akan digantikan Komjen Pol Suntana yang saat ini menjabat Wakil Kepala BSSN.
Dia berharap kinerja para Pati Polri tersebut berhasil melaksanakan tugasnya sesuai dengan visi-misi Kapolri yang mengusung responsibilitas dan transparansi berkeadilan yang menyertai pendekatan pemolisian prediktif. Ditekankan agar setiap anggota Polri mampu melaksanakan tugasnya secara cepat dan tepat, responsif, humanis, transparan, bertanggung jawab, serta berkeadilan.
"Konsep Presisi diharapkan tidak hanya sekadar menjadi jargon namun juga benar-benar diterapkan dalam bertugas," tegasnya.
Untuk mewujudkan Polri yang ideal, kata Nuning, terdapat sejumlah langkah komitmen yang ditawarkan Kapolri dalam kaitannya dengan konsep Presisi, yakni menjadikan Polri sebagai institusi yang Presisi, menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional, menjaga soliditas internal, meningkatkan sinergisitas dan soliditas TNI Polri, serta bekerja sama dengan APH dan Kementerian/Lembaga untuk mendukung dan mengawal program pemerintah.
"Selanjutnya, mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreativitas yang mendorong kemajuan Indonesia, menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan, mengedepankan pencegahan permasalahan, pelaksanaan keadilan restoratif dan problem solving, serta setia kepada NKRI dan senantiasa merawat kebhinnekaan," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap sejumlah Pati Polri. Komjen Pol Agus Andrianto yang saat ini menjabat Kabareskrim diangkat menjadi Wakapolri. Ia menggantikan Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang akan memasuki masa pensiun.
Jabatan Kabareskrim Polri diisi oleh Komjen Pol Wahyu Widada yang saat ini menjabat Kabaintelkam. Posisinya akan digantikan Komjen Pol Suntana yang saat ini menjabat Wakil Kepala BSSN.
Lihat Juga :