PKB Larang Cak Imin Bicara soal Pilpres 2024: Mulai Hari Ini Dipingit

Senin, 19 Juni 2023 - 12:37 WIB
loading...
PKB Larang Cak Imin...
Ketua DPP PKB Yusuf Chudlori mengungkapkan hasil rapat pleno yang memutuskan meminta Muhaimin Iskandar tidak bicara soal Pilpres 2024. Foto: MPI/Bachtiar Rojab
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkita Bangsa (PKB) melarang ketua umumnya, Muhaimin Iskandar, berbicara tentang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Cak Imin disebut sedang dipingit, istilah isolasi menjelang pernikahan dalam tradisi Jawa.

“Rapat pleno DPP akhirnya memutuskan agar Gus Muhaimin Iskandar mulai hari ini dipingit, kalau bahasa Jawa, dipingit tidak boleh berbicara soal pilpres,” ujar Ketua DPP PKB Yusuf Chudlori usai menggelar Rapat Pleno DPP PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2023).

Yusuf menambahkan, keputusan tersebut juga diambil berdasarkan hasil musyawarah kiai dan Dewan Syuro. Sehingga, Cak Imin diminta untuk segera bersiap-siap dengan tidak berbicara mengenai pilpres.

“Karena Gus Muhaimin ibarat pengantin. Dalam tradisi jawa pengantin itu harus mulai masuk kamar, mulai berbenah, siap-siap,” ungkapnya.



Sebelumnya, Ketua DPP PKB Yusuf Chudlori mengklaim, pihaknya yakin Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tetap menjadi pilihan utama untuk mendampingi Prabowo Subianto di kancah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Yusuf mengatakan, bahkan tidak ada alternatif lain bilamana nama Cak Imin tak menjadi pilihan mendampingi Prabowo. Sebab, Ia yakin akan komitmen yang dimiliki Prabowo.

"Sampai hari ini tidak (ada alternatif lain), kita masih positive thinking bahwa Gerindra akan komitmen, Pak Prabowo juga sebagai tokoh beliau pasti akan menjaga kewibawaannya untuk menghargai teman koalisi yg pertama kali kita membangun koalisi," ujar Yusuf di DPP PKB, Senin (19/6/2023).
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Ingatkan Bahaya Vape,...
Ingatkan Bahaya Vape, Cak Imin Wanti-Wanti Pesantren Tak Boleh Kecolongan
Cak Imin Realistis soal...
Cak Imin Realistis soal Pilpres 2029: Pak Prabowo Maju dan Masih Sangat Kuat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Rekomendasi
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Berita Terkini
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved