Di Milad PKS AHY Sebut Hukum Tajam ke Lawan, Tumpul ke Kawan
Sabtu, 20 Mei 2023 - 17:46 WIB
loading...
AHY menegaskan praktik hukum yang hanya tajam kepada lawan sepatutnya tidak disuburkan di Indonesia. Foto: MPI/muhammad farhan
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) menuding praktik penegakan hukum timpang. AHY dengan berapi-api menyinggung proses penegakan hukum hanya menguntungkan rezim pemerintahan.
"Banyak yang merasakan praktik penegakan hukum yang seolah tajam ke bawah tumpul ke atas, tajam ke lawan tumpul ke kawan," ujar AHY dalam sambutannya pada milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-21 di Istora Senayan, Sabtu (20/5/2023).
Putra Sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menilai praktik hukum yang berlaku tersebut hanya mengamankan kawan politik, seperti halnya melakukan perintangan penyidikan atau obstruction of justice.
"Sedangkan menggunakan instrumen, saya ulangi menggunakan instrumen hukum untuk menghabisi lawan politik namanya abuse of power, penyalahgunaan kekuasaan," ujar AHY.
AHY pun menegaskan praktik hukum tersebut sepatutnya tidak disuburkan di Indonesia. "Kedua-duanya tidak sepatutnya terjadi di negeri tercinta Indonesia ini," terang AHY.
Oleh sebab itu, AHY memandang sistem demokrasi saat ini mengalami kemunduran. Menurutnya, praktik bentuk kritik pada pemerintah dianggap sebagai upaya-upaya tak demokratis.
"Banyak yang merasakan praktik penegakan hukum yang seolah tajam ke bawah tumpul ke atas, tajam ke lawan tumpul ke kawan," ujar AHY dalam sambutannya pada milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-21 di Istora Senayan, Sabtu (20/5/2023).
Putra Sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menilai praktik hukum yang berlaku tersebut hanya mengamankan kawan politik, seperti halnya melakukan perintangan penyidikan atau obstruction of justice.
"Sedangkan menggunakan instrumen, saya ulangi menggunakan instrumen hukum untuk menghabisi lawan politik namanya abuse of power, penyalahgunaan kekuasaan," ujar AHY.
AHY pun menegaskan praktik hukum tersebut sepatutnya tidak disuburkan di Indonesia. "Kedua-duanya tidak sepatutnya terjadi di negeri tercinta Indonesia ini," terang AHY.
Oleh sebab itu, AHY memandang sistem demokrasi saat ini mengalami kemunduran. Menurutnya, praktik bentuk kritik pada pemerintah dianggap sebagai upaya-upaya tak demokratis.
Lihat Juga :