Dubes Akui Banyak Sekolah di Jepang Tutup, Pemicunya Gaya Hidup

Sabtu, 15 April 2023 - 08:48 WIB
loading...
Dubes Akui Banyak Sekolah...
Dubes Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji mengakui banyak sekolah di Jepang tutup karena jumlah kelahiran turun. Foto: MPI/Widya Michella
A A A
JAKARTA - Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji mengakui banyak sekolah yang tutup di negaranya. Salah satunya adalah SMP Yumoto di Ten-ei, di daerah pegunungan utara Jepang. Informasi tutupnya sekolah berusia 76 tahun itu viral di media massa.

Kanasugi menjelaskan tutupnya sekolah di Jepang lantarannya turunnya angka kelahiran. Fenomena ini menyebabkan banyak sekolah di Jepang digabung.

"Itu benar karena penurunan tingkat kelahiran. Dua sekolah menyatu menjadi satu. Jadi, jumlah sekolah menurun," ujar Kanasugi saat acara buka bersama di Kediaman Resmi Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (14/4/2023).



Menurut Kanasugi, turunnya jumlah kelahiran dikarenakan gaya hidup generasi muda yang menginginkan hidup sendiri. Selain merasa berat memiliki anak, generasi muda Jepang juga senang menjadi lajang selamanya.

"Tapi saya kira orang-orang muda membentuk gaya hidup. Jadi, mereka lebih suka tetap melajang dan menikmati kehidupan mereka," kata dia.

Pemerintah Jepang terus menggalakkan program untuk meningkatkan jumlah pernikahan. Kanasugi menjelaskan, pada masa pemerintahan Perdana Menteri Fumio Kishida anggaran untuk program anak ditingkatkan. Selain itu, badan pemerintah baru yang akan dibentuk menangani masalah ini.

"Tetapi kami berupaya sebisa-bisanya untuk meningkatkan angka kelahiran. Kami menganjurkan kaum muda untuk menikah dan memiliki lebih banyak anak. Mereka harus mengubah gaya hidup mereka sepenuhnya," ujar dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prabowo Mau Renovasi...
Prabowo Mau Renovasi 10 Ribu Puskesmas dan Sekolah Pakai Uang Sitaan Negara
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Rekomendasi
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Berita Terkini
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved