JK Samakan KPK dengan Masjid: Efektif Kalau Independen

Kamis, 13 April 2023 - 14:05 WIB
loading...
JK Samakan KPK dengan...
Mantan Wapres Jusuf Kalla memberikan keterangan kepada media usai penandatanganan Nota Kesepamahan Pendidikan Antikorupsi KPK dan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kamis (13/4/2023). FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) independen. Ia mengingatkan lembaga antirasuah itu tidak boleh terpengaruh kepentingan politik.

Hal ini disampaikan JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, saat pidato penandatanganan Nota Kesepamahan Pendidikan Antikorupsi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kamis (13/4/2023). JK pun mengibaratkan lembaga KPK sama dengan masjid. Menurutnya, kedua lembaga itu perlu bekerja secara independen bila ingin hasil yang efektif.

"Untuk itu jangan terjadi suatu pengaruh politik masuk ke situ. Seperti banyak diisukan," kata JK.

Baca juga: Soal OTT Proyek Kereta Trans Sulawesi, Jokowi: Tak Mungkin Semua Proyek Tak Ada Masalah

Kendati demikian, JK menganggap keberadaan lembaga adhoc penting. Menurutnya, mekanisme pengawasan, tetap harus dijalankan. "Karena itulah baguslah ada pengawas yang mengawasi, dan itu adalah mekanisme yang bagus sebenarnya yang harus berjalan," katanya.

Untuk diketahui, KPK sedang diterpa sejumlah isu beberapa waktu terakhir. Salah satunya pemberhentian Brigjen Pol Endar Priantoro dari jabatannya sebagai Direktur Penyelidikan. KPK juga sudah mengirimkan surat untuk mengembalikan Endar Priantoro ke instansi asalnya yakni Polri.

Selain itu, KPK juga dihadapkan pada dugaan kebocoran dokumen penyelidikan di Kementerian ESDM. Dua kasus ini telah dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved