Bara JP Dukung Langkah Jokowi Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi
Senin, 20 Juli 2020 - 16:45 WIB
loading...
Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) mendukung penuh langkah Presiden Jokowi yang membentuk Tim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) mendukung penuh langkah Presiden Jokowi yang membentuk Tim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan COVID-19. Menurut Ketua Umum Bara JP, Viktor S Sirait, tim ini sangat diperlukan untuk membantu memulihkan ekonomi Indonesia di tengah pandemi virus corona.
"Dampak pandemi COVID-19 ini sangat mengkhawatirkan terutama dari sisi ekonomi. Kita perlu bergerak cepat agar dampaknya tidak semakin menjatuhkan ekonomi. Keberadaan tim yang dibentuk Jokowi tersebut sudah tepat dan harus didukung," ujar Viktor, Senin (20/7/2020).
Ia mengatakan tekanan ekonomi saat ini yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19, lebih buruk dari krisis krisis sebelumnya. Menurutnya, pandemi ini berimbas ke seluruh sektor, dari sisi permintaan, pasokan, dan produksi.
"Presiden Jokowi sendiri sudah mengatakan ekonomi sekarang ini yang rusak bukan hanya urusan sisi keuangan, seperti krisis 1998. Saat ini demand, suplai, dan produksi rusak dan terganggu," katanya.(Baca juga: Jokowi Resmi Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19, Dipimpin Erick Thohir )
Selain itu, kata Viktor, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020, seperti kata Jokowi, diprediksi minus hingga 3,8%. Hal ini juga sejalan dengan prediksi Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) terhadap ekonomi global tahun ini. Di kawasan ASEAN, Singapura sudah men-declare berada dalam fase krisis ekonomi.
"Tak hanya itu, kuartal III juga diprediksi masih minus dan kalau ini tak segera diatasi dengan sebuah percepatan akan sangat berbahaya ke depan. Kita bisa mengalami krisis dan pergolakan politik," ujarnya.
"Dampak pandemi COVID-19 ini sangat mengkhawatirkan terutama dari sisi ekonomi. Kita perlu bergerak cepat agar dampaknya tidak semakin menjatuhkan ekonomi. Keberadaan tim yang dibentuk Jokowi tersebut sudah tepat dan harus didukung," ujar Viktor, Senin (20/7/2020).
Ia mengatakan tekanan ekonomi saat ini yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19, lebih buruk dari krisis krisis sebelumnya. Menurutnya, pandemi ini berimbas ke seluruh sektor, dari sisi permintaan, pasokan, dan produksi.
"Presiden Jokowi sendiri sudah mengatakan ekonomi sekarang ini yang rusak bukan hanya urusan sisi keuangan, seperti krisis 1998. Saat ini demand, suplai, dan produksi rusak dan terganggu," katanya.(Baca juga: Jokowi Resmi Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19, Dipimpin Erick Thohir )
Selain itu, kata Viktor, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020, seperti kata Jokowi, diprediksi minus hingga 3,8%. Hal ini juga sejalan dengan prediksi Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) terhadap ekonomi global tahun ini. Di kawasan ASEAN, Singapura sudah men-declare berada dalam fase krisis ekonomi.
"Tak hanya itu, kuartal III juga diprediksi masih minus dan kalau ini tak segera diatasi dengan sebuah percepatan akan sangat berbahaya ke depan. Kita bisa mengalami krisis dan pergolakan politik," ujarnya.
Lihat Juga :