Megawati Perintahkan 45 Paslon Kepala Daerah Dukung Jokowi Hadapi Corona

Jum'at, 17 Juli 2020 - 18:59 WIB
loading...
Megawati Perintahkan...
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memerintahkan kepada 45 pasangan calon kepala daerah yang diumumkan hari ini untuk mendukung pemerintahan Jokowi - KH. Maruf Amin dalam menghadapi pandemi Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memerintahkan kepada 45 pasangan calon kepala daerah yang diumumkan hari ini untuk mendukung pemerintahan Jokowi - KH. Ma'ruf Amin dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Bagi Megawati, cara tersebut penting karena sejalan dengan pesan Bung Karno. "Saat pandemi berlangsung, saya telah mengeluarkan instruksi (penanganan Covid-19) untuk segera dilaksanakan, karena saya sangat terbawa oleh pelajaran yang diberikan oleh bapak saya Bung Karno," kata Megawati memberikan arahan kepada 45 calon kepala daerah (cakada) dan wakil kepala daerah melalui telekonferensi, Jumat (17/7/2020). (Baca juga: PDIP Umumkan 45 Paslon Pilkada 2020, Berikut Daftar Lengkapnya)

Megawati mengaku pernah bertanya kepada ayahnya itu tentang kebutuhan rakyat selain sandang, pangan dan papan. Saat itu, Bung Karno menyatakan agar soal kesejahteraan rakyat dan kelangsungan hidup rakyat harus diperhatikan. "Beliau (Bung Karno) mengatakan, coba kamu bayangkan kita adalah di dalam kehidupan sebagai manusia. Terbayangkankah oleh kamu kalau perut rakyat kita kelaparan tidak bisa mendapatkan apa-apa, maka mereka pasti tidak dapat berpikir dengan baik," kata Megawati mengenang pesan Bung Karno. (Baca juga: Megawati Minta Gibran dan Calon Kepala Daerah PDIP Lainnya Tak Berleha-leha)

Oleh karena itu, kata Megawati, saat pandemi ini, bantuan kepada pemerintah harus diberikan untuk mendorong bidang kesehatan, ekonomi, maupun di bidang politik dan di bidang pangan terutama, kata dia. Presiden Kelima RI itu juga meminta kadernya untuk bergotong royong dan memberikan bantuan yang prima kepada rakyat di mana pun berada. Selain itu, memikirkan sejak dini bagaimana ketahanan pangan setiap kader di masing-masing daerah tergarap dengan baik. Megawati meyakini Indonesia merupakan negara yang makmur dan memiliki sumber daya alam yang kaya raya.

"Saya berbicara pada Presiden Jokowi jangan pernah takut. Karena kita praktis semuanya ada. Apa coba yang tidak ada? Yang belum adalah pengelolaannya. Yang belum adalah menjalankan pengelolaan dengan manajemen negara yang baik," kata Megawati.

Megawati sendiri kerap menyuarakan kepada kadernya untuk menanam tanaman nusantara seperti jagung, umbi-umbian, sagu, kentang, pisang sebagai alternatif makanan pokok pengganti. Hal ini untuk menciptakan kedaulatan pangan berdikari apabila negara-negara penghasil beras menutup keran ekspornya ke Indonesia.

"Jangan dianggap remeh. Kalau ada tanah tidak terpakai, mulai dikerjakan, sediakan dananya. Dari sisi keuangan kita sudah dapat merealokasikan anggaran dan tentunya hal itu sangat harus dipentingkan. Karena seperti yang sudah berkali saya katakan negara lain pun terkena oleh Covid-19. Mereka yang menjadi sentra beras seperti Thailand, Vietnam, Kamboja, saya rasa mereka pun sekarang sedang berupaya untuk memenuhi kebutuhannya sendiri," jelas Megawati. (Rakhmat)
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Qodari Ungkap Makna...
Qodari Ungkap Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Gubernur Pramono Anung...
Gubernur Pramono Anung Bersama Megawati Resmikan Taman Bendera Pusaka
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Imbas Ledakan Corona,...
Imbas Ledakan Corona, RS Sejumlah Daerah Mulai Kekurangan Oksigen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved