Pemerintah Diminta Susun Aturan Pengibaran Bendera Israel di Piala Dunia U-20
Minggu, 12 Maret 2023 - 16:10 WIB
loading...
Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Luar Negeri dan PSSI diminta mengatur pengibaran bendera Israel dalam Piala Dunia U-20 pada 20 Mei-11 Juni 2023. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan PSSI diminta mengatur pengibaran bendera Israel dalam Piala Dunia U-20 pada 20 Mei-11 Juni 2023. Pernyataan ini disampaikan oleh Pengamat Hubungan Internasional, Teuku Reza Syah.
"Hendaknya dikomunikasikan ke dalam negeri, jangan sampai nanti ada pihak yang merasa kenapa tidak ada lagu kebangsaan. Mereka menyiarkan lagu kebangsaan sendiri itu mungkin," kata Teuku saat dihubungi MNC Portal, Minggu (12/3/2023).
"Teknis pelaksanaan harus dikomunikasikan kepada publik Indonesia dan juga kalangan Israel agar gak minta yang membawa keributan tersendiri," ujarnya.
Baca juga: Bendera Israel Berkibar di Indonesia saat Piala Dunia U-20, Ini Kata Kemlu
Lebih lanjut dia mengatakan, keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 di Indonesia murni olahraga dan tidak ada hubungannya dengan politik. Hal ini sejalan dengan statuta FIFA bahwa sepak bola menjunjung tinggi persaudaraan antara manusia.
"Jadi officialnya hanya berbicara sepak bola. Tdak berbicara soal politik Israel, hubungan Israel dengan Palestina, harapan hubungan diplomatik Indonesia dengan Israel," ucapnya.
"Hendaknya dikomunikasikan ke dalam negeri, jangan sampai nanti ada pihak yang merasa kenapa tidak ada lagu kebangsaan. Mereka menyiarkan lagu kebangsaan sendiri itu mungkin," kata Teuku saat dihubungi MNC Portal, Minggu (12/3/2023).
"Teknis pelaksanaan harus dikomunikasikan kepada publik Indonesia dan juga kalangan Israel agar gak minta yang membawa keributan tersendiri," ujarnya.
Baca juga: Bendera Israel Berkibar di Indonesia saat Piala Dunia U-20, Ini Kata Kemlu
Lebih lanjut dia mengatakan, keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 di Indonesia murni olahraga dan tidak ada hubungannya dengan politik. Hal ini sejalan dengan statuta FIFA bahwa sepak bola menjunjung tinggi persaudaraan antara manusia.
"Jadi officialnya hanya berbicara sepak bola. Tdak berbicara soal politik Israel, hubungan Israel dengan Palestina, harapan hubungan diplomatik Indonesia dengan Israel," ucapnya.
Lihat Juga :