Tahun Ini, 55.321 Jemaah Haji Dapat Fasilitas Layanan Fast Track di Bandara
Jum'at, 10 Maret 2023 - 09:50 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menambahkan, untuk keberlanjutan layanan fast track, pihak Arab Saudi meminta agar MoU antara Indonesia dan Arab Saudi bisa segera dilakukan. Dengan begitu, perencanaan fast track dapat dilakukan lebih awal. "Untuk lokasi fasilitas fast track, akan dilakukan pembahasan bersama dengan pihak Otoritas Bandara Soetta, Angkasa Pura 2, Imigrasi, Avsec, dan maskapai penerbangan," ujarnya.
Dalam pertemuan ini dibahas juga tentang jadwal penerbangan haji. Pihak GACA Saudi sudah meminta Ditjen PHU dan maskapai tentang jadwal penerbangan haji. "Jadwal sudah dibuat bersama antara Ditjen PHU dengan maskapai. Kami sepakat dalam sehari rata-rata sebanyak 17 kloter yang akan berangkat dari berbagai embarkasi ke Arab Saudi," ucapnya.
Dalam pertemuan itu jugau disepakati penggunaan Aplikasi Visa Bio untuk seluruh jemaah haji Indonesia 1444 H/2023 M. Tujuannya untuk mempermudah jemaah haji menjalani pemeriksaan imigrasi saat tiba di Bandara Arab Saudi.
Aplikasi Visa Bio digunakan dalam proses penerbitan visa melalui pendaftaran fitur biometrik wajah, sidik jari, serta fotokopi paspor.
Dalam pertemuan ini dibahas juga tentang jadwal penerbangan haji. Pihak GACA Saudi sudah meminta Ditjen PHU dan maskapai tentang jadwal penerbangan haji. "Jadwal sudah dibuat bersama antara Ditjen PHU dengan maskapai. Kami sepakat dalam sehari rata-rata sebanyak 17 kloter yang akan berangkat dari berbagai embarkasi ke Arab Saudi," ucapnya.
Dalam pertemuan itu jugau disepakati penggunaan Aplikasi Visa Bio untuk seluruh jemaah haji Indonesia 1444 H/2023 M. Tujuannya untuk mempermudah jemaah haji menjalani pemeriksaan imigrasi saat tiba di Bandara Arab Saudi.
Aplikasi Visa Bio digunakan dalam proses penerbitan visa melalui pendaftaran fitur biometrik wajah, sidik jari, serta fotokopi paspor.
(cip)
Lihat Juga :