Eva Sundari PDIP Minta RUU PPRT Segera Disahkan: Mohon Sekali Mbak Puan

Rabu, 22 Februari 2023 - 09:33 WIB
loading...
Eva Sundari PDIP Minta...
Politikus PDIP Eva Sundari meminta Ketua DPR Puan Maharani segera memproses RUU PPRT untuk disahkan. Foto/antara
A A A
JAKARTA - Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) di Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya membeberkan draf RUU tertahan di meja Ketua DPR Puan Maharani dua tahun lamanya. Akibatnya sampai saat ini RUU tersebut belum disahkan.

Koordinator Koalisi Sipil RUU PPRT yang juga politikus PDIP Eva Sundari memohon agar Puan untuk segera menindaklanjuti pembahasan RUU tersebut sebelum sibuk kampanye Pemilu 2024. Apalagi pembahasan RUU PPRT telah disalip 10 UU lain.

"Harapan saya, mbok ya nanti setelah reses ini langsung disahkan. Kenapa? Kalau diundur itu sudah kacau balau. Kan urusan mempertahankan kursi, nyari kursi, dan sebagainya. Jadi saya mohon sekali Mbak Puan," kata Eva dalam Forum Legislasi bertema "RUU PPRT, Komitmen DPR dan Pemerintah Lindungi Pekerja Rumah Tangga" secara daring di Media Center DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2023) kemarin.

Baca juga: Politikus Nasdem Ancam Lapor ke MKD: Pimpinan DPR Gantung RUU PPRT 2 Tahun

Eva sepakat dengan Komnas Perempuan bahwa pengesahan RUU PPRT bisa menjadi kesempatan untuk membuktikan kampanye Puan. Perempuan menjunjung perempuan, dan perempuan memilih perempuan. Apalagi 82% PRT adalah perempuan.

"Sekarang ini 82% dari PRT perempuan, 14% anak-anam. Jadi sekarang kesempatan Mbak Puan untuk sedekah, cari amal untuk juga cari suara dari kelompok perempuan," pesannya.

Apalagi, mantan Anggota DPR RI ini menambahkan, PRT ini juga wong cilik atau orang miskin, bahkan semuanya penduduk miskin ada di PRT ini. Jadi tidak ada alasan lagi bagi Puan untuk tidak mengesahkan pada masa sidang yang akan datang.



Sebagai informaasi, RUU PPRT ini telah ada sejak 2004. Namun setelah 19 tahun lamanya, pembahasan RUU PPRT tak kunjung membuahkan hasil. Presiden Jokowi bahkan meminta secara terbuka agar pembahasan RUU PPRT segera dirampungk.

Bahkan pada 18 Januari 2023, Jokowi juga memerintahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk berkomunikasi dengan DPR terkait pembahasan RUU ini.

Sementara itu, Baleg DPR sudah menyepakati draf RUU PPRT dalam rapat pleno 1 Juli 2020 dan dilaporkan ke Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada 15 Juli 2020. Setelah itu, seharusnya disahkan di Rapat Paripurna DPR sebagai RUU inisiatif DPR. Dengan begitu, RUU tersebut bisa segera dibahas bersama pemerintah. Namun faktanya sampai hari ini RUU PPRT belum dibahas.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Prabowo Mencari...
Momen Prabowo Mencari Kopi saat Pidato di Rapat Paripurna DPR
Disambut Puan Maharani,...
Disambut Puan Maharani, Presiden Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR
Nobar Film Pesta Babi...
Nobar Film Pesta Babi Dibubarkan di Sejumlah Daerah, Puan Maharani Buka Suara
Puan Ungkap 16 Isu yang...
Puan Ungkap 16 Isu yang Jadi Sorotan Publik Bakal Diawasi DPR
Puan Beberkan 4 RUU...
Puan Beberkan 4 RUU yang Bakal Fokus Dibahas di Masa Sidang Ini, Apa Saja?
KPK Sebut Rekomendasi...
KPK Sebut Rekomendasi Tata Kelola Parpol Sudah Dilaporkan ke Prabowo dan Puan
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Prabowo, Bahlil Lahadalia...
Prabowo, Bahlil Lahadalia hingga Puan Maharani Hadiri Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju
Setelah 20 Tahun, DPR...
Setelah 20 Tahun, DPR Ketok Palu RUU PPRT Jadi UU
Rekomendasi
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved