Effendi Simbolon: Awal Tahun, Jokowi Rotasi Semua Jabatan di TNI
Minggu, 04 Desember 2022 - 13:49 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP Effendi Simbolon mengungkapkan rencana Presiden Jokowi merotasi seluruh Kepala Staf TNI selepas penunjukan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI baru. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP Effendi Simbolon mengungkapkan rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) merotasi seluruh Kepala Staf TNI selepas penunjukan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI baru. Rotasi tersebut akan dilakukan pada awal tahun 2023 mendatang.
"Sambil menunggu proses pergantian total, mungkin awal tahun? Ganti semua, jebret," ujar Effendi kepada wartawan, Minggu (4/12/2022). Baca juga: Soal Isu Rotasi Kepala Staf TNI, Begini Respons KSAD Dudung terhadap Effendi Simbolon
Effendi juga merinci posisi apa saja yang rencananya akan dirotasi dari jabatannya di TNI tersebut.
"Seluruh tiga kepala staf, seluruh danjen-danjen, Danjen Kopassus, Pangkostrad, semua itu dirotasi," katanya.
Menurut Effendi, keputusan Presiden tersebut menimbang akan adanya kebutuhan dan tantangan dinamika yang berjalan di tahun depan. Lanjut dia, Presiden memiliki hak prerogatif untuk keputusan tersebut.
"Kalau itu kan ranah sepenuhnya Presiden itu. Enggak, dia nggak perlu konsultasi sama kita (Komisi I DPR RI), nggak perlu persetujuan," tandasnya.
"Sambil menunggu proses pergantian total, mungkin awal tahun? Ganti semua, jebret," ujar Effendi kepada wartawan, Minggu (4/12/2022). Baca juga: Soal Isu Rotasi Kepala Staf TNI, Begini Respons KSAD Dudung terhadap Effendi Simbolon
Effendi juga merinci posisi apa saja yang rencananya akan dirotasi dari jabatannya di TNI tersebut.
"Seluruh tiga kepala staf, seluruh danjen-danjen, Danjen Kopassus, Pangkostrad, semua itu dirotasi," katanya.
Menurut Effendi, keputusan Presiden tersebut menimbang akan adanya kebutuhan dan tantangan dinamika yang berjalan di tahun depan. Lanjut dia, Presiden memiliki hak prerogatif untuk keputusan tersebut.
"Kalau itu kan ranah sepenuhnya Presiden itu. Enggak, dia nggak perlu konsultasi sama kita (Komisi I DPR RI), nggak perlu persetujuan," tandasnya.
Lihat Juga :