Indikator: Penahanan Putri Candrawathi Tingkatkan Trust Publik kepada Polri
Minggu, 02 Oktober 2022 - 17:47 WIB
Tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Putri Candrawathi (tengah) berjalan usai melakukan pemeriksaan kesehatan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/9/2022). FOTO/ANTARA
JAKARTA - Polri dinilai mendengar aspirasi publik dalam penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J oleh mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo. Hal tersebut tercermin dalam penahanan Putri Candrawathi (PC).
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menerangkan dalam survei yang digelar pihaknya, sekitar 74,9% responden kurang setuju dan tidak setuju sama sekali dengan sikap Polri yang tak menahan Putri dengan alasan kemanusiaan. Hanya 17,3% yang sangat setuju dan setuju dengan sikap Polri.
"Survei (ini) dilakukan sebelum Ibu PC ditahan. Seharusnya penahanan Ibu PC dapat meningkatkan trust kepada kepolisian," ucap Burhanuddin dalam paparannya secara daring, Minggu (2/10/2022).
Sebagai informasi, Putri resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri per Jumat (30/9/2022) lantaran segera memasuki tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan. Sementara itu, survei Indikator Politik Indonesia tersebut berlangsung pada 13-20 September 2022.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menerangkan dalam survei yang digelar pihaknya, sekitar 74,9% responden kurang setuju dan tidak setuju sama sekali dengan sikap Polri yang tak menahan Putri dengan alasan kemanusiaan. Hanya 17,3% yang sangat setuju dan setuju dengan sikap Polri.
"Survei (ini) dilakukan sebelum Ibu PC ditahan. Seharusnya penahanan Ibu PC dapat meningkatkan trust kepada kepolisian," ucap Burhanuddin dalam paparannya secara daring, Minggu (2/10/2022).
Sebagai informasi, Putri resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri per Jumat (30/9/2022) lantaran segera memasuki tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan. Sementara itu, survei Indikator Politik Indonesia tersebut berlangsung pada 13-20 September 2022.
Lihat Juga :