Ketum PBNU Gus Yahya Doakan Airlangga Hartarto Naik Kelas Jadi Atasan Menteri
Jum'at, 04 Maret 2022 - 17:52 WIB
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Qoumas bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat penananam peremajaan sawit rakyat (PSR) di Desa Kencana Mulya, Kecamatan Rambang, Muara Enim, Sumatera Selatan, Jumat (4/3/2022). FOTO/IST
JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya mendoakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto naik kelas menjadi pemimpin yang lebih tinggi. Meski tidak secara gamblang menyebutkan, doa yang disampaikan Gus Yahya tidak lepas dari posisi Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar dan dalam survei berbagai lembaga masuk dalam radar sosok yang berpeluang dicalonkan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
"Kalau sekarang beliau masih Menko Bidang Perekonomian, insyaAllah saya doakan di masa mendatang naik kelas menjadi atasannya menteri," kata Gus Yahya saat acara temu tani sekaligus penananam peremajaan sawit rakyat (PSR) di Desa Kencana Mulya, Kecamatan Rambang, Muara Enim, Sumatera Selatan, Jumat (4/3/2022).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan harlah ke-99 NU (kalender Hijriyah) untuk wilayah Indonesia Barat dengan bertema "Lestari Alamnya, Sejahtera petaninya". Tema itu menjadi payung untuk menyukseskan program PBNU menggerakkan potensi ekonomi berbasis sawit.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya menyambut baik komitmen Airlangga Hartarto sebagai Menko Bidang Perekonomian untuk melaksanakan program langsung yang menyentuh rakyat. Kepada Airlangga, Gus Yahya menyampaikan bahwa mayoritas petani sawit di Sumatera, dari Aceh sampai Lampung, adalah warga NU. Bahkan banyak di antaranya merupakan pengurus NU.
"Oleh karena itu, PBNU mendukung program bantuan tanam sawit tersebut," kata Gus Yahya.
Ia menjelaskan, bantuan kepada petani sawit merupakan bagian dari serangkaian kerja sama NU dan pemerintah dari berbagai kementerian. NU sudah bekerja sama Program Kampung Nelayan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Juga kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian BUMN.
"Kalau sekarang beliau masih Menko Bidang Perekonomian, insyaAllah saya doakan di masa mendatang naik kelas menjadi atasannya menteri," kata Gus Yahya saat acara temu tani sekaligus penananam peremajaan sawit rakyat (PSR) di Desa Kencana Mulya, Kecamatan Rambang, Muara Enim, Sumatera Selatan, Jumat (4/3/2022).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan harlah ke-99 NU (kalender Hijriyah) untuk wilayah Indonesia Barat dengan bertema "Lestari Alamnya, Sejahtera petaninya". Tema itu menjadi payung untuk menyukseskan program PBNU menggerakkan potensi ekonomi berbasis sawit.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya menyambut baik komitmen Airlangga Hartarto sebagai Menko Bidang Perekonomian untuk melaksanakan program langsung yang menyentuh rakyat. Kepada Airlangga, Gus Yahya menyampaikan bahwa mayoritas petani sawit di Sumatera, dari Aceh sampai Lampung, adalah warga NU. Bahkan banyak di antaranya merupakan pengurus NU.
"Oleh karena itu, PBNU mendukung program bantuan tanam sawit tersebut," kata Gus Yahya.
Ia menjelaskan, bantuan kepada petani sawit merupakan bagian dari serangkaian kerja sama NU dan pemerintah dari berbagai kementerian. NU sudah bekerja sama Program Kampung Nelayan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Juga kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian BUMN.
Lihat Juga :