Yayasan Batik Indonesia Sumbang 20 Ribu Masker Batik Melalui Dharma Pertiwi Peduli
Rabu, 10 Juni 2020 - 18:20 WIB
Ketua Yayasan Batik Indonesia (YBI) Yanti Airlangga Hartarto (ketiga dari kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan 20 ribu masker batik kain kepada Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto (kedua dari kiri). Foto/SINDOnews/Kiswondari
JAKARTA - Yayasan Batik Indonesia (YBI) menyumbangkan 20 ribu masker kain bermotif batik untuk masyarakat melalui Dharma Pertiwi yang merupakan organisasi pimpinan para istri-istri prajurit TNI. Donasi bantuan masker batik ini menjadi salah bentuk kepedulian YBI terhadap masyarakat untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19.
Ketua Yayasan Batik Indonesia (YBI), Yanti Airlangga Hartarto mengatakan YBI bersama Dharma Pertiwi Peduli komit membantu pemerintah dan masyarakat untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. (Baca juga: Bertambah 1.241, Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 34.316 ).
“Kami melihat masih ada sebagian masyarakat yang belum disiplin untuk menggunakan masker. Oleh karena itu, YBI mendonasikan dan mempercayakan bantuan masker batik ini kepada Dharma Pertiwi melalui gerakan Dharma Pertiwi Peduli untuk mendistribusikannya ke masyarakat. YBI mengapresiasi kerja sama ini dengan baik,” ujar Yanti Airlangga kepada wartawan, Rabu (10/6/2020).
Menurut istri Ketua Umum Partai Golkar ini, 20 ribu masker batik ini dibeli dari para pengrajin batik kecil di seluruh wilayah Jawa dan Sumatera yang terkena dampak ekonomi akibat wabah COVID-19. Selain membantu masyarakat, YBI juga membantu industri batik UMKM.
“Jadi sebagai bentuk kepedulian YBI terhadap para pengrajin-pengrajin batik kecil itu, kami membeli dari mereka masker batik ini, untuk kami bagikan ke masyarakat melalui Dharma Pertiwi Peduli,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto mengapresiasi bantuan sumbangan 20 ribu masker batik dari YBI. Istri dari Panglima TNI Hadi Tjahjanto itu yakin masker batik ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di tengah wabah COVID-19.
Ketua Yayasan Batik Indonesia (YBI), Yanti Airlangga Hartarto mengatakan YBI bersama Dharma Pertiwi Peduli komit membantu pemerintah dan masyarakat untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. (Baca juga: Bertambah 1.241, Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 34.316 ).
“Kami melihat masih ada sebagian masyarakat yang belum disiplin untuk menggunakan masker. Oleh karena itu, YBI mendonasikan dan mempercayakan bantuan masker batik ini kepada Dharma Pertiwi melalui gerakan Dharma Pertiwi Peduli untuk mendistribusikannya ke masyarakat. YBI mengapresiasi kerja sama ini dengan baik,” ujar Yanti Airlangga kepada wartawan, Rabu (10/6/2020).
Menurut istri Ketua Umum Partai Golkar ini, 20 ribu masker batik ini dibeli dari para pengrajin batik kecil di seluruh wilayah Jawa dan Sumatera yang terkena dampak ekonomi akibat wabah COVID-19. Selain membantu masyarakat, YBI juga membantu industri batik UMKM.
“Jadi sebagai bentuk kepedulian YBI terhadap para pengrajin-pengrajin batik kecil itu, kami membeli dari mereka masker batik ini, untuk kami bagikan ke masyarakat melalui Dharma Pertiwi Peduli,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto mengapresiasi bantuan sumbangan 20 ribu masker batik dari YBI. Istri dari Panglima TNI Hadi Tjahjanto itu yakin masker batik ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di tengah wabah COVID-19.
Lihat Juga :