BMKG Ungkap Dampak Siklon Tropis Kompasu bagi Indonesia

Senin, 11 Oktober 2021 - 14:34 WIB
BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) melaporkan per 11 Oktober 2021 ada Siklon Tropis Kompasu, terpantau di belahan bumi utara Indonesia. Foto/SINDOnews
JAKARTA - BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) melaporkan per 11 Oktober 2021 masih ada Siklon Tropis Kompasu. Siklon Tropis Kompasu ini terpantau di belahan bumi utara Indonesia.

Baca juga: Bibit Siklon Tropis Muncul di Perairan Filipina, Begini Dampaknya bagi Jawa Barat



Sebelumnya pada 8 Oktober 2021, BMKG melaporkan ada dua siklon tropis yang terpantau di belahan bumi utara, yaitu Siklon Tropis Lionrock dan Siklon Tropis Kompasu.

Baca juga: Deteksi Bibit Siklon Tropis, BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di 22 Provinsi

BMKG mencatat Siklon Tropis Kompasu terpantau berada di Laut Filipina sebelah timur Laut Filipina, tepatnya di 18.7° LU, 124.5° BT (sekitar 1710 km sebelah utara Tahuna). Bergerak ke arah barat barat laut dengan kecepatan 20 km/jam.

"Diprediksi intensitas Siklon Tropis Kompasu persisten 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat," tulis keterangan BMKG yang diterima, Senin (11/10/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!