Jokowi Larang Sekolah di Daerah PPKM Level 4 Gelar PTM
Senin, 13 September 2021 - 13:52 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) meninjau vaksinasi COVID-19 di Ngledok, Segaran, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Senin (13/9/2021). FOTO/ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
JAKARTA - Presiden Jokowi mengingatkan sekolah yang berada di daerah berstatus PPKM level 4 tidak boleh menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Pembukaan sekolah secara terbatas hanya diperuntukkan bagi daerah yang sudah berada di level 2 dan 3.
"Kalau sudah divaksin segerakan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, segerakan. Yang paling penting sudah berada di level 3 atau 2. Kalau di level 4 agak direm dulu. Jangan pembelajaran tatap muka terbatas terlebih dahulu," ujar Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (13/9/2021).
Presiden mengatakan, selain di Sukoharjo, ada 10 provinsi lainnya yang menggelar vaksinasi pelajar. "Sebanyak 58.000 pelajar yang akan divaksin pada hari ini. Dan saya berharap semuanya berjalan lancar agar anak-anak kita, pelajar-pelajar kita semuanya tetap sehat, terlindungi dari bahaya Covid dan bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka," katanya.
Baca juga: Dievaluasi Secara Berkala, Surabaya Berhati-hati Gelar Pembelajaran Tatap Muka
"Kalau sudah divaksin segerakan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, segerakan. Yang paling penting sudah berada di level 3 atau 2. Kalau di level 4 agak direm dulu. Jangan pembelajaran tatap muka terbatas terlebih dahulu," ujar Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (13/9/2021).
Presiden mengatakan, selain di Sukoharjo, ada 10 provinsi lainnya yang menggelar vaksinasi pelajar. "Sebanyak 58.000 pelajar yang akan divaksin pada hari ini. Dan saya berharap semuanya berjalan lancar agar anak-anak kita, pelajar-pelajar kita semuanya tetap sehat, terlindungi dari bahaya Covid dan bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka," katanya.
Baca juga: Dievaluasi Secara Berkala, Surabaya Berhati-hati Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Lihat Juga :