Fadjroel Sudah Jalani Fit and Proper Test Dubes Kazakhstan di Komisi I
Kamis, 15 Juli 2021 - 08:05 WIB
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman sudah menjalani uji kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test) untuk jabatan calon Duta Besar RI untuk Kazakhstan di Komisi I DPR RI. Foto/Istimewa
JAKARTA - Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman resmi mengakhiri jabatannya sebagai juru bicara orang nomor satu di Indonesia pada Kamis (15/7/2021). Fadjroel Rachman diketahui pada Rabu (14/7/2021) kemarin sudah menjalani uji kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test) untuk jabatan calon Duta Besar RI untuk Kazakhstan di Komisi I DPR RI.
Mantan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Fadjroel Rahman diprediksi akan moncer mendapatkan tugas barunya sebagai Duta Besar Kazakhstan karena selama menjadi Jubir Presiden RI cukup baik menjalankan tugasnya. Baca juga: Lepas Jabatan Jubir Presiden, Fadjroel: Tak Ada Perpisahan, Hanya Sedikit Belokan
Dikutip dari Wikipedia, Kazakhstan merupakan sebuah negara lintas benua dengan Ibu Kota Nur-Sultan. Secara geografis Kazakhstan sebagian besar wilayahnya masuk dalam kawasan Asia Tengah dan sebagian kecil lainnya masuk dalam kawasan Eropa Timur.
Wilayah negara ini terbentang dari barisan Pegunungan Altai di timur, hingga Laut Kaspia di barat, menjadikan negara ini sebagai negara terluas ke-9 di dunia dan ke-2 terbesar dalam negara pecahan Uni Soviet setelah Rusia.
Mantan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Fadjroel Rahman diprediksi akan moncer mendapatkan tugas barunya sebagai Duta Besar Kazakhstan karena selama menjadi Jubir Presiden RI cukup baik menjalankan tugasnya. Baca juga: Lepas Jabatan Jubir Presiden, Fadjroel: Tak Ada Perpisahan, Hanya Sedikit Belokan
Dikutip dari Wikipedia, Kazakhstan merupakan sebuah negara lintas benua dengan Ibu Kota Nur-Sultan. Secara geografis Kazakhstan sebagian besar wilayahnya masuk dalam kawasan Asia Tengah dan sebagian kecil lainnya masuk dalam kawasan Eropa Timur.
Wilayah negara ini terbentang dari barisan Pegunungan Altai di timur, hingga Laut Kaspia di barat, menjadikan negara ini sebagai negara terluas ke-9 di dunia dan ke-2 terbesar dalam negara pecahan Uni Soviet setelah Rusia.
Lihat Juga :