Jokowi Minta Produksi Vaksin COVID-19 Dilipatgandakan untuk Atasi Kesenjangan Global
Sabtu, 22 Mei 2021 - 08:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan perlu dilakukan langkah-langkah nyata dalam mengatasi kesenjangan global atas vaksin COVID-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan perlu dilakukan langkah-langkah nyata dalam mengatasi kesenjangan global atas vaksin COVID-19 . Jokowi mengaku khawatir jika hal ini tidak juga diselesaikan maka penuntasan pandemi COVID-19 akan semakin lama.
“Jika isu kapasitas produksi dan distribusi vaksin tidak segera ditangani, saya khawatir akan semakin lama kita dapat menyelesaikan pandemi ini,” ujarnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kesehatan Global yang dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (22/5/2021). Baca juga: Jokowi Sebut Kesenjangan Global Atas Vaksin COVID-19 Masih Lebar
Jokowi mengatakan salah satu yang perlu dilakukan untuk mengatasi kesenjangan tersebut adalah mendorong sharing vaksin melalui skema covac facility.
“Untuk itu kita harus melakukan langkah-langkah nyata yaitu dalam jangka pendek kita harus mendorong ini lebih kuat lagi dosis sharing melalui skema covac facility. Ini merupakan bentuk solidaritas yang harus didorong dan dilipatgandakan. Khususnya dalam mengatasi masalah rintangan suplai,” jelasnya.
“Jika isu kapasitas produksi dan distribusi vaksin tidak segera ditangani, saya khawatir akan semakin lama kita dapat menyelesaikan pandemi ini,” ujarnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kesehatan Global yang dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (22/5/2021). Baca juga: Jokowi Sebut Kesenjangan Global Atas Vaksin COVID-19 Masih Lebar
Jokowi mengatakan salah satu yang perlu dilakukan untuk mengatasi kesenjangan tersebut adalah mendorong sharing vaksin melalui skema covac facility.
“Untuk itu kita harus melakukan langkah-langkah nyata yaitu dalam jangka pendek kita harus mendorong ini lebih kuat lagi dosis sharing melalui skema covac facility. Ini merupakan bentuk solidaritas yang harus didorong dan dilipatgandakan. Khususnya dalam mengatasi masalah rintangan suplai,” jelasnya.
Lihat Juga :