Kamus Sejarah Indonesia, KH Cholil Nafis: Meskipun Draf kok Kiai Hasyim Tidak Ada
Selasa, 20 April 2021 - 13:59 WIB
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Cholil Nafis. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Cholil Nafis ikut berkomentar terkait tak dimasukkannya pendiri Ormas Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia terbitan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud.
Kiai Cholil Nafis mengaku sudah mendengar klarifikasi dari pihak Kemendikbud. "Kan sudah diklarifikasi bahwa itu bukan terbitan Dikbud, dan itu juga tahun 2017 bukan terbitan baru draf yang tidak jadi. Mau ditanggapi apa kira-kira," ujarnya saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).
Kendati masih sebatas draf, Kiai NU itu memandang seharusnya dokumen atau berkas yang menjadi draf harus disimpan baik-baik, sehingga tak bocor ke publik.
Baca juga: KH Hasyim Asy'ari Hilang di Draf Kamus Sejarah Indonesia, PKS: Ini Keteledoran
Kiai Cholil Nafis mengaku sudah mendengar klarifikasi dari pihak Kemendikbud. "Kan sudah diklarifikasi bahwa itu bukan terbitan Dikbud, dan itu juga tahun 2017 bukan terbitan baru draf yang tidak jadi. Mau ditanggapi apa kira-kira," ujarnya saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).
Kendati masih sebatas draf, Kiai NU itu memandang seharusnya dokumen atau berkas yang menjadi draf harus disimpan baik-baik, sehingga tak bocor ke publik.
Baca juga: KH Hasyim Asy'ari Hilang di Draf Kamus Sejarah Indonesia, PKS: Ini Keteledoran
Lihat Juga :