DPR Wanti-wanti Manajer Koperasi Merah Putih Tidak Diisi Kader Partai Tertentu

Kamis, 23 April 2026 - 09:30 WIB
Warga berbelanja di salah satu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Rabu (8/4/2026). Foto/Aldhi Chandra Setiawan
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengingatkan agar kebijakan perekrutan 30 ribu formasi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik . Menurutnya, posisi strategis seperti manajer koperasi sangat rentan diisi oleh pihak-pihak yang memiliki kedekatan dengan kekuasaan, seperti kader partai politik .

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya menjaga objektivitas dalam proses seleksi. Standar profesional yang jelas dan mekanisme rekrutmen yang terbuka dinilai menjadi kunci agar program ini tetap berada pada tujuan awalnya, yakni pemberdayaan ekonomi rakyat desa.



"Jangan sampai kebijakan ini menjadi alat politik, di mana posisi ini diisi oleh orang-orang yang dekat dengan pihak-pihak yang berkuasa, atau diisi oleh kader-kader dari partai tertentu," tegas Mufti dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga: Menelisik Akar Sejarah Koperasi Desa Merah Putih
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!