Krisis Ojol Harus Jadi Momentum Percepatan Pengesahan RUU Pekerja GIG

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:33 WIB
Legislator Syaiful Huda menilai krisis ojol harus menjadi momentum percepatan pengesahan RUU Pekerja GIG di Indonesia. Foto/SindoNews
JAKARTA - Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda menilai krisis ojek online (ojol) selama sepekan terakhir harus menjadi momentum percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pekerja GIG di Indonesia. Masifnya keluhan dari pengguna transportasi online menjadi indikator tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan tersebut.

“Kami mendorong agar semua pihak baik pemerintah maupun DPR untuk segera menuntaskan pembahasan dan pengesahan RUU Pekerja GIG sebagai payung hukum pekerja mandiri termasuk driver online. Apalagi tingkat ketergantungan masyarakat terhadap Ojol terutama di kota-kota besar juga kian tinggi,” ujar Syaiful Huda, Sabtu (14/3/2026).



Untuk diketahui keluhan sulit mendapatkan ojek online ramai di media sosial menjelang Lebaran. Banyak pengguna mengaku waktu tunggu semakin lama karena permintaan melonjak, sementara sebagian driver menjadi lebih selektif dalam mengambil order. Lonjakan pesanan selama Ramadan, driver yang mulai mudik, hingga faktor tarif dan kemacetan disebut ikut memengaruhi ketersediaan pengemudi di lapangan.

Baca juga: Bonus Hari Raya Ojol 2026: Lebih dari 850.000 Mitra Driver Diguyur Rp220 Miliar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!